Perjalanan Karir John Herdman

2 days ago 8

Oleh : Indra Efendi Rangkuti

Teka-teki tentang sosok pelatih baru Timnas Indonesia akhirnya terjawab. Mantan pelatih Timnas Kanada asal Inggris John Herdman telah resmi ditunjuk oleh PSSI untuk menggantikan Patrick Kluivert yang diputus kontraknya usai gagal membawa Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026. Kabar penunjukan ini resmi muncul di website PSSI pada Sabtu 3 Januari 2026.

“Resmi! PSSI Tunjuk John Herdman, Arsitek Level Piala Dunia Siap Bawa Garuda Masuki Era Baru,” begitu tertulis di website resmi PSSI pada 3 Januari 2026.

Kehadiran John Herdman tentunya menjadi babak baru bagi perjalanan Timnas Indonesia. John Herdman sendiri mengikuti jejak senior – seniornya dari Britania Raya yang pernah menjadi pelatih Timnas Indonesia yaitu : Jim Bryden (Inggris),Peter Withe (Inggris) dan Simon McMenemy (Skotlandia).

John Herdman akan menandatangani kontrak dua tahun dengan opsi perpanjangan dua tahun, untuk melatih Timnas Indonesi dan Tim Nasional Indonesia U23, mulai Januari 2026.

Kiprah sukses John Herdman yang pernah membawa Timnas Kanada lolos ke Piala Dunia 2022 dan Timnas Wanita Kanada meraih Medali Perunggu Olimpiade 2012 dan 2016 serta lolos ke Perempat Final Piala Dunia Wanita 2015 menarik perhatian bagi PSSI untuk menunjuk John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia.

Namun sayang kiprah ketiga pelatih Britania Raya sebelum Herdman kurang mengkilap selama menangani Timnas Indonesia. Tentu ini menjadi tantangan tersendiri bagi John Herdman yang sudah resmi menjadi pelatih Timnas Indonesia untuk memutus tren negatif tersebut.

John Herdman lahir di Consett Inggris 19 Juli 1975. Yang unik darinya adalah dirinya bukanlah seorang pesepakbola profesional dan justru sempat menjalani profesi sebagai seorang dosen.

Berikut saya coba uraikan perjalanan karir John Herdman di dunia sepakbola :
1.Awal Karir Di Inggris
Herdman mulai melatih sepak bola sejak usia muda di Inggris, saat ia masih menjadi mahasiswa dan dosen paruh waktu di Universitas Northumbria.  Ia menjadi pelatih pengembangan untuk akademi muda klub Sunderland hingga tahun 2001, ketika ia pindah ke Selandia Baru.

John Herdman ketika memimpn anak – anak asuhnya di Timnas Wanita Kanada ketika bertanding di Olimpiade 2016 yang digelar di Rio de Janeiro Brazil. Waspada.id/Ist

2.Selandia Baru
Herdman tiba di Selandia Baru dan bergabung dengan program sepak bola nasional pada tahun 2003, awalnya bertindak sebagai Manajer Pendidikan Pelatih dan kemudian sebagai Direktur Pengembangan Sepak Bola. Herdman adalah kepala pelatih tim nasional sepak bola wanita Selandia Baru dari tahun 2006 hingga 2011.

Bekerja dengan tim nasional wanita, ia memimpin skuad U-20 ke Kejuaraan Dunia pada tahun 2006 dan membawa Tiimnas U20 meraih kemenangan pertama di Piala Dunia U20 mereka.

Herdman juga membawa skuad senior lolos ke Piala Dunia Wanita FIFA pada tahun 2007 dan 2011 serta Olimpiade Musim Panas 2008 di Beijing.

Atas kontribusinya, ia diakui sebagai Pelatih Sepak Bola Terbaik Selandia Baru (2006, 2008) dan Tim Sepak Bola Terbaik Selandia Baru (2008).

Selama berkarir di Selandia Baru, Herdman bermain sempat bermain liga amatir Selandia Baru sepak bola untuk klub NRFL Divisi 2 Hibiscus Coast .

3.Timnas Wanita Kanada
Herdman menangani tim nasional sepak bola wanita Kanada pada tahun 2011 menggantikan Carolina Morace setelah Kanada menjadi juru kunci di penyisihan grup Piala Dunia Wanita FIFA 2011. Tim nasional wanita Kanada berada dalam kekacauan saat itu.

Beberapa pemain veteran mempertimbangkan pensiun dini hingga Herdman datang. Tak lama kemudian, ia memimpin mereka meraih medali emas di Pan American Games 2011 di Meksiko.  Ia membimbing tim melalui turnamen kualifikasi Olimpiade CONCACAF di Vancouver, Kanada, mengamankan salah satu dari dua tempat kualifikasi untuk tampil di Olimpiade 2012 di London

Tim Kanada lolos dari babak penyisihan grup Olimpiade Musim Panas 2012 di London dengan kekalahan dari Jepang, kemenangan atas Afrika Selatan , dan hasil imbang dengan Swedia. Kanada menghadapi negara tuan rumah Britania Raya di perempat final dan, mengalahkan mereka 2–0.

Hal ini membuat Kanada mencatat sejarah dengan menjalani semifinal Olimpiade bersejarah melawan Amerika Serikat di Old Trafford yang dimenangkan Amerika dengan skor 4–3, dengan Christine Sinclair dari Kanada mencetak hat-trick.

The Guardian menyebut pertandingan itu sebagai pertandingan semifinal terhebat dalam sepak bola turnamen besar sejak 1982.” Kanada kemudian memainkan pertandingan perebutan tempat ketiga, di mana mereka memenangkan medali perunggu, yang menjadi medali olahraga tim Olimpiade Musim Panas pertama Kanada sejak 1936.

Tim tersebut menerima Penghargaan Tim Terbaik Tahun Ini dari Canadian Pres yang merupakan prestasi pertama lainnya untuk sepak bola.

Piala Dunia Wanita FIFA 2015 berlangsung di Kanada. Tim nasional wanita Kanada dibawah asuhan John Herdman memasuki turnamen sebagai salah satu tim unggulan. Mereka tergabung dalam Grup A bersama Belanda, China  dan Selandia Baru.

John Herdman merayakan keberhasilan Christine Sinclair yang mencetak gol kemenangan Kanada atas China di Piala Dunia Wanita 2015 yang digelar di Kanada. Waspada.id/Ist

Kanada menempati posisi pertama di grup mereka dengan mencatat kemenangan melawan China (1–0), imbang dengan Selandia Baru (0–0), dan hasil imbang dengan Belanda (1–1). Tim tersebut melaju ke Babak 16 Besar dan mengalahkan Swiss 1–0 di Vancouver.

Di perempat final, Kanada menghadapi Inggris dan tersingkir setelah kalah 1–2 di hadapan penonton yang memenuhi stadion di Vancouver.

Herdman kemudiam membawa tim asuhannya meraih medali perunggu kedua berturut-turut di Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro dengan mengalahkan tim tuan rumah Brasil 2-1 di hadapan 40.000 penggemar di Arena Corinthians , São Paulo.

Kemenangan Kanada menjadikan tim tersebut sebagai tim Olimpiade Kanada pertama yang mengulang prestasi meraih medali di Olimpiade musim panas dalam lebih dari satu abad.

Pada Olimpiade 2016, Tim Nasional Sepak Bola Wanita Kanada mencetak rekor di awal Turnamen Olimpiade, mencetak gol tercepat dalam sejarah turnamen pada pertandingan pembukaan, sebelum menjadi tim Kanada pertama yang memenangkan babak grup di turnamen sepak bola Olimpiade dengan – memenangkan ketiga pertandingan babak penyisihan grup.

Di bawah kepemimpinan Herdman, Kanada meraih peringkat dunia FIFA tertinggi dalam sepakbola wanita ketika naik ke peringkat keempat pada Agustus 2016 setelah meraih medali perunggu di Olimpiade Rio dan mendapatkan penghargaan “Tim Paling Meningkat FIFA”.

4.Tim Nasional Putra Kanada
Setelah Olimpiade 2016, ada kekhawatiran bahwa Herdman kemungkinan akan mengambil posisi sebagai pelatih tim nasional wanita Inggris. Ada perasaan kuat bahwa Canada Soccer perlu mempertahankan Herdman di Kanada, dengan beberapa orang melihatnya sebagai orang terpenting dalam sepak bola Kanada.   

Pada 8 Januari 2018, Herdman diangkat sebagai kepala pelatih tim nasional sepak bola Kanada  serta direktur nasional sepakbola putra Kanada. Dalam posisi itu ia bertanggung jawab atas semua kelompok usia dari U-14 ke atas. Ia juga diberi jangka waktu kontrak yang belum pernah terjadi sebelumnya, hingga Piala Dunia 2026.

Herdman mewarisi tim putra yang sangat terpecah belah dan penuh konflik. Ada kubu-kubu yang berbeda di dalam tim dan perkelahian antar pemain adalah hal yang biasa. Herdman bekerja keras untuk menanamkan rasa semangat tim dan persatuan. Hampir setahun setelah menjabat, Herdman menyatakan bahwa Kanada akan lolos ke Piala Dunia FIFA 2022 di Qatar.

Pada Oktober 2019, Kanada menjamu Amerika Serikat dalam pertandingan Liga Bangsa-Bangsa CONCACAF di BMO Field di Toronto. Kanada belum pernah mengalahkan rival selatannya dalam hampir 35 tahun. Susunan pemain inti termasuk dua remaja: Alphonso Davies yang berusia 18 tahun dan Jonathan David yang berusia 19 tahun. Davies membuka skor, berkontribusi pada kemenangan bersejarah 2–0 untuk Kanada yang menuai pujian luas untuk pelatih kepala Herdman.

Setelah pertandingan, para pemain menyoroti kepemimpinan motivasional dan taktisnya. Striker Lucas Cavallini mengatakan kepada CBC, “Setiap menit dalam sehari, dia memberikan pidato motivasi. Itulah mengapa kita di sini.” David menambahkan, “Herdman tahu apa yang dia lakukan… karena dia memiliki taktik di setiap pertandingan.”

Pada tahun 2021, ia membawa tim sepakbola Kanada naik Peringkat Dunia FIFA dari peringkat ke-72 menjadi ke-40, sehingga tim tersebut mendapatkan penghargaan “Tim Paling Meningkat” tahun itu. Pada tanggal 10 Februari 2022, tim putra Kanada naik peringkat menjadi ke-33 dalam Peringkat Dunia FIFA.

Pelatih Kanada John Herdman ketika memimpin skuad asuhannya pada pertandingan Grup F Piala Dunia FIFA 2022 antara Kanada dan Maroko di Stadion Al Thumama pada 1 Desember 2022 di Doha, Qatar. Waspada.id/Ist

Selama musim 2021–22, Herdman melatih Kanada hingga mencatatkan rekor 17 pertandingan tanpa kekalahan. Menjelang Piala Dunia FIFA 2022, terdapat laporan bahwa Herdman seorang diri mengamankan donasi pribadi untuk mendanai kebutuhan kamp pelatihan, termasuk stafnya.

Pada tanggal 27 Maret 2022, ia memimpin tim untuk lolos ke Piala Dunia FIFA 2022 dengan kemenangan 4-0 atas Jamaika di BMO Field di Toronto. Ini merupakan Piala Dunia pertama mereka dalam 36 tahun. Herdman juga mencatat sejarah sebagai pelatih pertama yang memimpin tim nasional wanita dan pria suatu negara untuk lolos ke Piala Dunia.

Sepanjang perjalanan luar biasa Kanada ini, para pemain secara konsisten memberikan pujian kepada pelatih kepala mereka. Selama wawancara TV pasca pertandingan kiper Kanada Milan Borjan diam-diam menghampiri dan menyiram Herdman dengan sampanye.

Meskipun ditempatkan dalam grup yang menantang di Piala Dunia 2022 bersama Belgia, Kroasia dan Maroko, Kanada menunjukkan beberapa momen menjanjikan, termasuk Davies yang mencetak gol pertama negara itu di Piala Dunia.

Pertandingan pertama Kanada di turnamen melawan Belgia pada 23 November 2022 berakhir dengan kekalahan 0–1, meskipun Kanada mendominasi sebagian besar permainan, dan gagal memanfaatkan satu pun dari 22 tembakan mereka, termasuk penalti. Empat hari kemudian, Kanada kalah 1–4 dari Kroasia, meskipun mencetak gol lebih dulu, yang menyebabkan Kanada tersingkir dari turnamen setelah dua pertandingan.

Kanada dikalahkan 2–1 oleh Maroko dalam pertandingan grup terakhir mereka pada 1 Desember 2022 dan finis di urutan keempat grup dengan nol poin.

Di luar lapangan, Herdman diakui atas kepemimpinan dan kecerdasan emosionalnya, khususnya dalam menangani cedera yang dialami bek veteran Doneil Henry. Dua belas hari sebelum pertandingan pembuka Kanada, Henry mengalami cedera betis dan secara sukarela menarik diri dari skuad untuk memberi kesempatan kepada pemain yang sepenuhnya fit untuk bergabung.

Herdman menyebutnya sebagai salah satu “momen tersulit” dalam karier kepelatihannya. Ia mendukung keputusan Henry untuk tetap bersama tim dalam peran non-pemain, berkontribusi di balik layar dalam persiapan taktik dan moral pemain.

Setelah Piala Dunia 2022, Herdman membawa Kanada ke Final Liga Bangsa-Bangsa CONCACAF 202. Sayang di Final Kanada kalah 0-2 dari Amerika Serikat.

5.Toronto FC
Pada 1 Oktober 2023, Herdman meninggalkan posisinya di Timnas Kanada untuk melatih Toronto FC di Major League Soccer (MLS).Pada saat pengumuman tersebut, TFC berada di posisi terbawah Eastern Conference, dengan tiga kemenangan dari dua puluh enam pertandingan di musim 2023.

Di bawah asuhan Herdman, Toronto FC meraih margin kemenangan terbesarnya melawan rival beratnya CF Montreal dengan hasil telak 5-1. Toronto FC juga mengalahkan juara bertahan Piala Champions Concacaf, CF Pachuca , dengan skor 2-1 dalam pertandingan Piala Liga di BMO Field pada final grup Piala Liga.

Herdman mengundurkan diri dari kursi pelatih Toronto FC pada November 2024.

6.Testimoni Kesuksesan John Herdman
Herdman secara luas dianggap sebagai tokoh sentral dalam transformasi sepak bola Kanada pada tahun 2010-an dan awal 2020-an. Selama masa jabatannya bersama tim nasional wanita dan pria, Herdman fokus pada memotivasi timnya, mendorong pemain individu dan menekankan persatuan dan semangat tim, dengan keyakinan akan kemampuan untuk berhasil.

Dalam testimoni atas masa jabatannya, Komite Olimpiade Kanada mencatat bahwa “John Herdman mendefinisikan satu dekade dalam sepak bola Kanada”, menyoroti perannya dalam membawa Kanada kembali ke kompetisi global melalui “kemampuannya untuk menumbuhkan kepercayaan, ketahanan, dan kebanggaan nasional”

Striker legendaris Prancis, Thierry Henry memuji Herdman atas kebangkitan Kanada. Dalam analisisnya di CBS Sports tahun 2025  Henry berkata: “Ini bukan Tim Kanada sepuluh tahun yang lalu. Kalian sekarang adalah favorit. Berhentilah mengatakan kepada semua orang bahwa kalian adalah Kanada kecil. Tim itu bagus, kalian harus tampil. Berhentilah bersembunyi di balik fakta bahwa kalian adalah Kanada kecil karena kalian tidak kecil. Dan berterima kasihlah kepada John Herdman. Dia yang menyatukan Timnas Kanada dan membawa Kanada ke level tertinggi”

Dalam tulisannya di The Athletic , jurnalis Joshua Kloke mencatat: “Taktik dan metode motivasi Herdman telah meninggalkan jejak pada DNA sepak bola Kanada. Kepemimpinannya bukan hanya meletakkan dasar bagi kembalinya Kanada ke panggung Piala Dunia, tetapi juga membantu mendefinisikan kembali apa yang mungkin bagi sepak bola Kanada ke depannya.”

Saat Kanada bersiap menjadi salah satu tuan rumah bersama Piala Dunia 2026, kontribusi Herdman terus dirujuk dalam diskusi nasional tentang perkembangan olahraga dan pertumbuhan budaya. Menulis di Globe and Mail, Cathal Kelly menyatakan: “Tidak ada pelatih dalam sejarah negara ini yang memiliki pengaruh transformatif seperti John Herdman terhadap seluruh olahraga. Jika sepak bola menjadi olahraga utama Kanada – dan hal itu sedang terjadi – maka akan ada dua era: sebelum dan sesudah John Herdman.”

Dan kini Timnas Indonesia menjadi destinasi baru perjalanan karir kepelatihan John Herdman.Melihat prestasinya yang bersinar saat menjadi pelatih Tim Nasional Putra dan Wanita Kanada tentu muncul harapan bahwa John Herdman akan mampu mengangkat prestasi Timnas Indonesia.

Namun John Herdman dikenal dengan pendekatan taktik modern, fokus pada intensitas pressing tinggi dan transisi cepat, serta rekam jejak membangun tim nasional dari nol, termasuk membawa tim putra dan putri Kanada serta Selandia Baru ke Piala Dunia, menjadikannya sosok mentereng dengan filosofi kepelatihan berbasis sains yang menekankan data dan pengembangan jangka panjang yang tentunya diharapkan siap membawa era baru kesuksesan sepak bola nasional Indonesia.

Akankah John Herdman sukses bersama Timnas Indonesia?Mari kita tunggu dan nantikan kiprah John Herdman sebagai pelatih Timnas Indoensia. WASPADA.id

Penulis adalah pemerhati olahraga

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |