Pengungsi Banjir Di Pematang Ganjang Kekurangan Air Bersih

14 hours ago 3
Sumut

30 November 202530 November 2025

Pengungsi Banjir Di Pematang Ganjang Kekurangan Air Bersih Pengungsi banjir di Mushola SMKN 1 Sei Rampah menata barang-barang bantuan sambil menunggu suplai air bersih. Minggu (30/11/2025). Waspada.id/Bambang.

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

SERGAI (Waspada.id). Sekitar 30 kepala keluarga (KK) warga Dusun V, Desa Pematang Ganjang, Kecamatan Sei Rampah, Serdangbedagai, yang sudah empat hari bertahan mengungsi di mushola SMKN 1 Sei Rampah, mendesak bantuan air bersih dan layanan kesehatan segera.

Para pengungsi mengaku kesulitan mendapatkan air bersih untuk minum dan memasak, sementara kondisi anak-anak, balita, hingga lansia mulai terdampak.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

IKLAN

Ima, 30, salah satu pengungsi, mengatakan sejumlah anak mengalami muntah-muntah dan mulai terserang masuk angin akibat kondisi tempat pengungsian yang lembab dan minim fasilitas.

Ia menuturkan para pengungsi membutuhkan obat-obatan dasar seperti obat gatal, obat masuk angin, serta penanganan medis untuk anak-anak.

Pengungsi lainnya, Titin, 45, menegaskan kebutuhan paling mendesak saat ini adalah air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Selimut dan obat anti-nyamuk juga diperlukan karena udara dingin di malam hari serta banyaknya nyamuk yang mengganggu kesehatan anak-anak.

“Air bersih sangat kurang. Untuk masak nasi dan minum. Selimut pun juga dibutuhkan, anak-anak mulai masuk angin,” ujar Titin kepada Waspada.id di Posko pengungsian mushola SMK Negeri I sei Rampah, Minggu (30/11/2025).

Ia menambahkan bahwa pasokan makanan relatif aman karena masih ada relawan yang datang mengantar bantuan.

Namun, warga kesulitan menjangkau posko kesehatan karena jaraknya jauh dan perahu yang tersedia terbatas. Titin berharap tim medis datang langsung ke lokasi pengungsian untuk melakukan pemeriksaan.

Menanggapi terkait kesehatan para pengungsi, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Serdangbedagai, dr. Yohnly B. Dachban, menyampaikan bahwa pihaknya telah mendirikan dua posko kesehatan di Sei Rampah dan akan segera mengirimkan tenaga medis serta obat-obatan ke titik pengungsian.

“Kita persiapkan dulu obat-obatnya dan akan diterobos ke lokasi pengungsi tersebut,” ujarnya kepada wartawan.(id31/bs)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |