Para mahasiswa UMSU yang akan melaksanakan PPL di Banda Aceh foto bersama di Balee Keurukon Balai Kota. (Waspada.id/Ist)
Ukuran Font
Kecil Besar
14px
BANDA ACEH (Waspada.id): Pemerintah Kota Banda Aceh menyambut kedatangan 74 mahasiswa dan sejumlah dosen pembimbing Program Studi Ilmu Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhamadiyah Sumatra Utara (IAP FISIP UMSU) di balai kota, Rabu (21/1).
Ke-74 mahasiswa yang berkampus di Kota Medan tersebut, akan mengadakan kegiatan Praktik Pengenalan Lapangan (PPL) dengan tujuan dan lokasi di beberapa instansi dan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemko Banda Aceh hingga 10 hari ke depan.
Acara penyambutan digelar di Balee Keurukon, Gedung B, Balai Kota Banda Aceh. Dari unsur pemerintah kota hadir Asisten Administrasi Umum M Nurdin, Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Said Fauzan, dan sejumlah kepala OPD terkait.
Asisten Administrasi Umum M Nurdin, Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Said Fauzan, dan sejumlah Kepala OPD foto bersama dengan perwakilan mahasiswa UMSU. (Waspada.id/Ist)Pada kesempatan itu, M Nurdin menyampaikan permohonan maaf karena sejatinya kedatangan tamu dari provinsi tetangga bakal disambut oleh Wakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah. Namun ia berhalangan hadir karena ada kegiatan dinas mendadak yang tak bisa ditinggalkan.
M Nurdin pun menyampaikan pesan khusus Afdhal kepada para kepala OPD di mana ke-74 mahasiswa UMSU melaksanakan PPL. “Pesan dari pak wakil kepada para kepala OPD, selama 10 hari ke depan tolong adik-adik mahasiswa ini diterima dengan baik di tempat bapak-ibu.”
Ia juga mengingatkan PPL mahasiswa IAP FISIP UMSU kali ini membutuhkan pendalaman Tupoksi masing-masing OPD dan disesuaikan dengan topik setiap kelompok PPL. “Ini tidak seperti PKL biasa, jadi tolong diberikan informasi yang lengkap, adakan juga forum-forum diskusi,” ujarnya.
Tak lupa, M Nurdin mengajak mahasiswa UMSU untuk menyempatkan berkeliling kota menikmati keindahan dan keunikan Banda Aceh. “Kota kami terkenal akan destinasi wisata religi, heritage, hingga edukasi tsunami. Di sini warkop-nya banyak, banyak godaannya yang bisa buat naik berat badan,” ujarnya disambut tawa hadirin.
Pertemuan yang berlangsung penuh suasana kekeluargaan tersebut, ditutup dengan penyerahan cinderamata dari delegasi UMSU untuk Pemko Banda Aceh dan sesi foto bersama. (id65)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.






















































