Wabup Jafar Syahbuddin pimpin Rakortekrenbang di Tapsel. (Waspada.id/Ist)
Ukuran Font
Kecil Besar
14px
TAPSEL (Waspada.id): Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan janjikan peningkatan mutu dan perkuat pemasaran produk unggulan daerah seperti kopi, gula aren dan kakao, dengan titik berat kwaliatas dan perluasan pangsa pasar komoditas tersebut.
Bupati Tapsel, Gus Irawan Pasaribu, dalam sambutan tertulis dibacakan Wakil Bupati, Jafar Syahbuddin Ritonga, mengatakan itu pada Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan (Rakortekrenbang) Tahun 2026 di Sipirok, Rabu (01/04).
Rakortekrenbang ini menjadi forum strategis dalam menyelaraskan arah pembangunan daerah berbasis potensi unggulan. Wabup Tapsel berterima kasih atas kehadiran peserta karena menjadi bagian semangat mewujudkan Sinergi Tapsel Bangkit.

Fokus utama pembahasan Rakortekrenbang kali ini adalah pengembangan kawasan komoditas unggulan sebagai salah satu kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Demi mingkatkan daya saing, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, pengembangan komoditas unggulan tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi semata, tetapi juga mencakup hilirisasi industri. Peningkatan nilai tambah, penguatan rantai pasok, hingga perluasan akses pasar.
“Diperlukan sinergi yang kuat antar sektor dan antar wilayah, agar seluruh potensi unggulan daerah dapat berkembang secara optimal,” ujar Wakil Bupati membacakan sambutan Bupati Tapsel.
Rakortekrenbang memiliki arti yang sangat penting bagi Tapsel. Khususnya dalam upaya pemulihan pascabencana yang berdampak pada 14 kecamatan. Pemerintah saat ini menitikberatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat sebagai percepatan pemulihan dan peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah.
Tapsel sendiri memiliki berbagai komoditas unggulan yang potensial untuk terus dikembangkan secara terarah dan berkelanjutan. Antara lain kopi, aren, kakao, kolang-kaling, serta komoditas pertanian dan perkebunan lainnya.
Melalui forum ini, Pemkab Tapsel berharap terbangun sinkronisasi program dan kebijakan antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam mendukung penguatan kawasan komoditas unggulan di seluruh wilayah Sumatera Utara.
“Kami harap Rakortekrenbang ini menghasilkan rekomendasi strategis, inovatif, dan aplikatif guna mendorong pembangunan berbasis potensi unggulan daerah. Sehingga tercipta pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” tambahnya.

Gubernur Sumatera Utara diwakili Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Sumut, Dr. Dikky Anugerah, menyebut Rakortekrenbang memiliki posisi sangat strategis dalam keseluruhan siklus perencanaan pembangunan daerah.
Forum ini menjadi bagian penting dalam penyusunan RKPD Tahun 2027z dan implementasi RPJMD Tahun 2025–2029. Pembangunan daerah, merupakan proses transformasi yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.
Menurut Dikky, tahun 2027 akan menjadi fase ekspansi pembangunan, sehingga perencanaan kerja tahun tersebut menjadi titik ungkit penting untuk memperluas sasaran, cakupan, dan manfaat pembangunan secara masif di seluruh wilayah Sumatera Utara.
Dengan tema “Hilirisasi dan Industrialisasi Berbasis Komoditas Unggulan”, pembangunan ekonomi daerah ke depan tidak cukup hanya pada peningkatan produksi komoditas primer. Tapi harus diwujudkan melalui keterpaduan lintas sektor secara terintegrasi berkelanjutan.
“Sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota menjadi kunci keberhasilan pembangunan. Kami berharap Rakortekrenbang ini melahirkan program yang konkret, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya. (id45)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.


















































