Pegadaian: Tabungan Emas Aman, Bisa Dicetak Kapan Saja

3 hours ago 2
Aceh

9 Februari 20269 Februari 2026

 Tabungan Emas Aman, Bisa Dicetak Kapan Saja PT Pegadaian memastikan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan emas fisik dari layanan Tabungan Emas digital. Hingga 6 Februari 2026, Pegadaian Area Aceh mencatat saldo Tabungan Emas mencapai 985 kilogram dengan jumlah nasabah sebanyak 291.899 orang. Foto: Kanwil I PT Pegadaian Sumut-Aceh.

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

BANDA ACEH (Waspada.id): PT Pegadaian memastikan masyarakat tidak perlu khawatir terkait ketersediaan emas fisik dari layanan Tabungan Emas digital. Setiap gram emas yang dibeli nasabah telah dikonversikan dan didukung oleh aset emas fisik yang nyata.

Pemimpin Wilayah I PT Pegadaian Sumut-Aceh, Yohanis Wulang, mengatakan bahwa sejak nasabah membuka Tabungan Emas dan melakukan pembelian, gramasi emas tersebut langsung dialokasikan ke outlet tempat nasabah membuka rekening.

“Begitu nasabah membeli emas digital, gramasi itu langsung dikonversi ke bentuk fisik dan ditujukan ke outlet terkait. Jadi hak nasabah atas emas tetap aman dan bisa dicetak kapan saja,” kata Yohanis kepada awak media di Banda Aceh, Sabtu malam (7/2/2026).

Menurutnya, sistem tersebut diterapkan untuk menjawab kekhawatiran masyarakat yang menilai emas digital sulit dicetak akibat keterbatasan stok emas fisik.

Yohanis menegaskan, seluruh transaksi Tabungan Emas Pegadaian memiliki dasar aset berupa emas fisik, sehingga tidak hanya bersifat pencatatan digital semata.

“Setiap pembelian emas pasti ada fisiknya. Ini yang menjadi jaminan keamanan bagi nasabah,” ujarnya.

Hingga 6 Februari 2026, Pegadaian Area Aceh mencatat saldo Tabungan Emas mencapai 985 kilogram dengan jumlah nasabah sebanyak 291.899 orang. Angka tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat Aceh terhadap investasi emas melalui Pegadaian.

Selain Tabungan Emas, produk Cicil Emas juga terus berkembang dengan total gramasi mencapai 166 kilogram, terdiri dari emas Galeri 24 dan Antam.

Yohanis menyebutkan, meningkatnya jumlah nasabah menjadi bukti kepercayaan masyarakat terhadap layanan Pegadaian, baik sebagai lembaga pembiayaan maupun sebagai bank emas.

“Kepercayaan ini harus kami jaga dengan memastikan setiap hak nasabah terlindungi, termasuk dalam hal pencetakan emas fisik,” katanya.

Ia berharap, dengan sistem yang transparan dan terjamin, masyarakat semakin yakin menjadikan emas sebagai instrumen investasi jangka panjang.

Pegadaian, lanjut Yohanis, berkomitmen terus memperkuat layanan berbasis emas sekaligus mendukung inklusi keuangan melalui produk yang aman, mudah diakses, dan terpercaya. (Hulwa)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |