Net Sell Asing Makin Besar, Ini Saham Paling Banyak Dijual Kemarin

5 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia — Investor asing mencatatkan aksi jual bersih (net foreign sell) jumbo sebesar Rp1,28 triliun di seluruh pasar pada perdagangan, Selasa (31/3/2026). Angka ini lebih besar dibandingkan hari sebelumnya, yakni Rp 686 miliar.

Aksi jual ini terpantau masih menyasar sejumlah saham big caps, khususnya sektor perbankan dan komoditas.

Saham Bank Rakyat Indonesia(BBRI) menjadi yang paling banyak dilepas asing dengan nilai Rp290,2 miliar. Disusul oleh PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) sebesar Rp118 miliar dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) senilai Rp110 miliar.

Tak hanya itu, saham-saham seperti ANTM, GOTO, hingga CUAN juga masuk dalam radar jual asing.

Secara keseluruhan, nilai transaksi mencapai Rp13,23 triliun, dengan total beli asing Rp5,97 triliun dan jual Rp7,25 triliun.

Selengkapnya, berikut daftar 10 saham dengan net foreign sell terbesar:

  1. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) - Rp290,2 miliar
  2. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) - Rp118 miliar
  3. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) - Rp110 miliar
  4. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) - Rp88,1 miliar
  5. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) - Rp73,7 miliar
  6. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) - Rp66,9 miliar
  7. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) - Rp55 miliar
  8. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) - Rp51,4 miliar
  9. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) - Rp46,3 miliar
  10. PT Darma Henwa Tbk (DEWA) - Rp42 miliar

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali berakhir di zona merah. IHSG ditutup turun 0,61% atau -43,45 poin ke level 7.048,22.

Sebanyak 270 saham naik, 435 turun, dan 253 tidak bergerak. Nilai transaksi mencapai Rp 14,92 triliun, melibatkan 25,73 miliar saham dalam 1,72 juta kali transaksi.

Sepanjang hari volatilitas IHSG terbilang tinggi. IHSG mengawali perdagangan di zona hijau, tetapi kemudian terperosok ke zona merah. IHSG akhirnya menutup sesi 1 dengan koreksi, setelah sebelumnya sempat menguat.

Mengutip Refinitiv, utilitas, energi, dan industri menjadi sektor yang mengalami koreksi paling besar. Hal ini seiring dengan saham seperti Barito Renewables Energy (BREN), Bayan Resources (BYAN), hingga Energi Mega Persada (ENRG) yang menjadi beban utama IHSG.

(mkh/mkh)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |