Natanael Wiraatmaja, siswa SD asal Indonesia yang meraih Top 2 di Olimpiade Sains tingkat dunia di Orlando, AS. Foto : Tangkapan layar instagram @humas_bandung.
Ukuran Font
Kecil Besar
14px
MEDAN (Waspada.id) : Siswa kelas 3 SD SDK BPK Penabur Bandung, Natanael Wiraatmaja, meraih Juara 2 Dunia (Top 2 World) dalam ajang Grand Final Neo Science Olympiad 2025 yang digelar di Orlando, Amerika Serikat. Atas prestasi tersebut, Natanael juga mendapat undangan kunjungan edukatif ke markas National Aeronautics and Space Administration (NASA) di Amerika Serikat.
Kompetisi Neo Science Olympiad merupakan ajang sains internasional yang diikuti pelajar dari berbagai negara. Dalam babak final, peserta diuji kemampuan sains dan matematika terapan, termasuk logika dan analisis ilmiah. Natanael berhasil menempati posisi kedua dunia setelah melalui rangkaian seleksi dan penilaian ketat.
Natanael, yang berusia 8 tahun, mengaku fokus mempersiapkan diri dengan mempelajari sains dan matematika secara rutin. “Belajarnya sains dan matematika. Ada yang sulit, tapi banyak yang bisa,” ujarnya.
Ibunda Natanael, Novita Setiawan, mengatakan minat anaknya pada sains sudah terlihat sejak kelas 1 SD. Ia mulai mengikuti berbagai kompetisi tingkat nasional sebelum melangkah ke ajang internasional. “Awalnya ikut lomba dari sekolah. Dari situ terlihat minatnya di sains, lalu kami dukung,” kata Novita.
Selain meraih juara di Neo Science Olympiad 2025, Natanael tercatat telah mengumpulkan belasan medali dari berbagai kompetisi sains nasional dan internasional.
Prestasinya mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Bandung yang menilai capaian tersebut menjadi bukti bahwa pelajar Indonesia mampu bersaing di tingkat global.
Natanael berpose saat berkunjung ke NASA. Foto : Tangkapan layar instagram @humas_bandung.Sebagai bentuk apresiasi atas prestasinya, Natanael mendapat kesempatan mengunjungi fasilitas NASA di Amerika Serikat. Di sana, ia melihat langsung pusat riset dan teknologi luar angkasa, bahkan menyaksikan area peluncuran roket.
Pengalaman tersebut semakin menguatkan cita-citanya.
Di usianya yang masih belia, Natanael telah menunjukkan bahwa mimpi besar tidak mengenal batas usia. Dari Bandung menuju NASA, langkah kecilnya kini menjadi simbol harapan bagi generasi muda Indonesia.
Keberhasilan Natanael di ajang internasional ini menambah daftar prestasi pelajar Indonesia dalam bidang sains serta diharapkan dapat memotivasi siswa lain untuk berprestasi di kancah global.
Jika satu anak bisa bermimpi menjadi ilmuwan dan membuktikannya di panggung dunia, maka bukan tidak mungkin akan lahir lebih banyak Natanael lainnya di masa depan.(detikcom)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.





















































