Kepala SMA Dharmawangsa Medan Anum Herawati Harahap SPd, MH, foto bersama pengurus yayasan para siswa pemenang lomba yang digelar dalam rangka memperingati Israk Mikjra Nbi Muhammad SAW 1447 H. Waspada.id/ist
Ukuran Font
Kecil Besar
14px
Anum Herawati menekankan bahwa sebagai lembaga pendidikan, SMA Dharmawangsa tidak hanya berfokus pada transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan karakter. Harapannya, para siswa kelak tumbuh menjadi generasi beretika, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki kecintaan terhadap agama dan negara.
Menurutnya saat ini untuk mendukung pembinaan karakter religius, SMA Dharmawangsa memiliki berbagai program keagamaan, di antaranya kegiatan Ekstrakurikuler Rohani Islam (Rohis) yang membina pendalaman Al-Qur’an, baik dari segi arti maupun tajwid, Siraman rohani dan kajian keislaman, Pelatihan retorika dan pidato islami, serta pembiasaan shalat Dhuha berjamaah setiap hari Jumat.
“Kami ingin membentuk generasi yang beriman, berakhlakul karimah, dan memiliki karakter kuat yang kelak menjadi pemimpin di masyarakat,” ujarnya
Sementara itu Pengurus Yayasan Pendidikan Dharmawangsa Dr. Edi Iskandar S.Ak, MM mengingatkan yayasan pendidikan Dharmawangsa didirikan dengan niat menciptakan cendekiawan muslim, sehingga generasi penerus dapat melanjutkan perjuangan para pendiri.
Dalam kesempatan itu juga menyampaikan kutipan Surah At-Taubah ayat 18 tentang pentingnya memakmurkan masjid bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir.
Tausiyah disampaikan oleh Ustadz Dr. H. Fuji Rahmadi, SH. Ia menekankan bahwa kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual, tetapi juga oleh kesalehan spiritual dan kecerdasan emosional.
“Cerdas itu ada tiga: kecerdasan intelektual, kecerdasan spiritual, dan kecerdasan emosional. Jika hanya mengandalkan kecerdasan akademik tanpa kesalehan, belum tentu seseorang menjadi sukses,” ujarnya.
Dia juga menceritakan pengalaman masa kecilnya yang penuh keterbatasan, namun tetap menjaga shalat dan memanfaatkan waktu sebaik mungkin untuk belajar. Menurutnya, shalat memiliki dampak positif bahkan secara ilmiah, karena membantu memperlancar aliran darah ke otak sehingga meningkatkan konsentrasi dan kecerdasan.
“Siapa yang rajin bersujud kepada Allah, insyaallah pikirannya jernih dan hidupnya terarah,” pesannya kepada para siswa.
Melalui peringatan Isra Mikraj ini, SMA Dharmawangsa berharap nilai-nilai kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, serta akhlak mulia semakin tertanam dalam diri siswa.
Acara peringatan sirak mikraj SMA Dharmawangsa ditutup dengan penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba yang di gelar dalam rangka memperingati Isra Mikraj di antara lomba azan subuh, lomba pidato bahasa Arab, dan lomba MTQ. (id13)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.





















































