Nasib Pencipta Lagu di Ujung Tanduk, Kondisinya Sudah Sangat Parah

2 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Teknologi Artificial Intelligence mulai banyak digunakan untuk memproduksi sebuah lagu. Bahkan lagu berbasis AI itu telah masuk ke berbagai platform streaming musik.

Catatan platform Deezer menemukan hampir 75 ribu unggahan lagu buatan AI setiap harinya di platform. Jumlahnya mencapai 44% dari unggahan harian.

Laporan yang sama juga menyebutkan lagu AI berjumlah sekitar 2 juta lagu per bulan dan mencapai 13,4 juta lagu terdeteksi sepanjang 2025 lalu, dikutip dari Engadget, Selasa (21/4/2026).

Deezer mengatakan sekitar 1%-3% total streaming dalam platform terkait musik berbasis AI. Sebagian besar streaming telah ditandai sebagai penipuan dan sistem monetisasinya telah dimatikan.

Pihak platform mengungkapkan memiliki alat deteksi musik AI. Alat itu telah diluncurkan sejak Januari 2025.

Menurut Deezer alat tersebut dapat mendeteksi musik yang dihasilkan melalui AI. Khususnya dari platform yang populer terkait AI yakni Suno dan Udio.

Namun upaya tersebut sempat menghadapi tantangan pada awalnya. Kala itu, Deezer menghadapi tuntutan hukum saat diluncurkan.

Setelah itu, sejumlah label rekaman besar telah berubah pikiran. Para perusahaan akhirnya menjalin kerja sama dengan Deezer.

Platform streaming musik lainnya juga menggunakan alat verifikasi untuk menghalangi musik buatan AI. Salah satunya adalah Coda Music yang memberikan label Artist AI, jadi pengguna dapat menandai artis yang mencurigakan.

(dem/dem)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |