Menjaga Stabilitas, Disdik Aceh Panggil MKPS dan Kepala Sekolah Abdya

3 hours ago 3
Aceh

12 April 202612 April 2026

Menjaga Stabilitas, Disdik Aceh Panggil MKPS dan Kepala Sekolah Abdya Surat panggilan Dinas Pendidikan Aceh, yang ditujukan kepada MKPS jenjang SMA/SMK dan SLB hingga kepala sekolah, untuk hadir dalam pertemuan, yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 13 April 2026, di Aula Disdik Aceh, Minggu (12/4).Waspada.id/Syafrizal 

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

BLANGPIDIE (Waspada.id): Konflik internal dunia pendidikan di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), masuk babak baru, menyusul mencuatnya mosi tidak percaya dari para kepala sekolah terhadap Plt Cabang Dinas Pendidikan setempat, Dinas Pendidikan Aceh bergerak cepat, dengan menggelar rapat koordinasi dan konsolidasi darurat.

Langkah ini tertuang dalam surat resmi bernomor 800.1.11/4808 tertanggal 10 April 2026 yang ditandatangani Dahlawi SKom MSi, atas nama  ND Kepala Dinas Pendidikan Aceh, nomor 800/4674 Tanggal 7 April 2026.

Dalam surat tersebut, seluruh unsur penting pendidikan di Abdya, mulai dari MKPS jenjang SMA/SMK dan SLB hingga kepala sekolah, diminta hadir dalam pertemuan yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 13 April 2026, di Aula Disdik Aceh.

Pemanggilan ini secara eksplisit dikaitkan dengan “dinamika dan aspirasi” yang berkembang di satuan pendidikan, termasuk mencuatnya mosi tidak percaya yang sebelumnya menjadi sorotan publik.

Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah kepala sekolah di Abdya secara terbuka menyatakan ketidakpercayaan terhadap kepemimpinan Plt Cabang Dinas. Situasi tersebut bahkan memicu ketegangan serius dalam tata kelola pendidikan daerah.

Tak hanya itu, polemik juga semakin tajam setelah Kadis Pendidikan Aceh mengeluarkan ultimatum keras, agar seluruh pihak menjaga stabilitas dan tidak memperkeruh keadaan.

Dalam poin suratnya, Disdik Aceh menegaskan pentingnya Klarifikasi terhadap isu yang berkembang, Koordinasi lintas pihak dan Penyamaan persepsi demi menjaga kondusivitas. Langkah ini dinilai sebagai upaya strategis untuk meredam konflik, yang berpotensi mengganggu proses belajar mengajar di sekolah.

Gejolak di Abdya kini tidak lagi sekadar isu lokal. Konflik antara kepala sekolah dan otoritas cabang dinas, menjadi preseden penting dalam tata kelola pendidikan daerah di Indonesia.

Pengamat pendidikan menilai, kasus ini bisa menjadi indikator lemahnya komunikasi birokrasi di tingkat daerah, jika tidak segera diselesaikan secara transparan dan adil.

Rapat konsolidasi ini sekaligus menjadi ujian bagi kepemimpinan Kadisdik Aceh, dalam meredam konflik dan mengembalikan kepercayaan publik.

Apakah pertemuan ini akan menjadi titik damai,  atau justru membuka babak baru konflik, semua mata kini tertuju pada hasil konsolidasi 13 April besok. (Id82)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |