Terkait kebutuhan bumbu masak, Irfan menyebut jumlahnya diperkirakan meningkat pada musim haji tahun ini. Jika pada tahun lalu mencapai sekitar 400 ton, maka tahun ini diproyeksikan naik menjadi sekitar 600 ton seiring peningkatan kualitas layanan konsumsi.
Ukuran Font
Kecil Besar
14px
JAKARTA (Waspada.id): Menteri Haji dan Umrah Irfan Yusuf menegaskan komitmen pemerintah menghadirkan layanan konsumsi yang sesuai dengan cita rasa dan kebutuhan gizi jamaah haji Indonesia. Hal itu disampaikannya saat melakukan uji cita rasa (saaf tester) makanan haji di Asrama Haji Pondok Gede, Kamis (8/1/2026).
Irfan mengatakan, penyediaan makanan haji tidak hanya memperhatikan rasa, tetapi juga kualitas bahan dan kandungan gizi. Pemerintah bahkan mengupayakan agar sebagian bahan makanan, termasuk beras dan bumbu, dapat dipasok dari Indonesia untuk dikonsumsi jamaah selama berada di Arab Saudi.
“Jamaah kita berharap makanannya sesuai dengan lidah Indonesia. Karena itu, hari ini kita hadirkan cita rasa Nusantara untuk jamaah, sekaligus memastikan makanan ini menunjang kesehatan dan kebugaran mereka selama menjalankan ibadah haji,” ujar Irfan.
Menurut dia, uji makanan melibatkan sejumlah institusi untuk memastikan standar kelayakan terpenuhi, di antaranya IBP Pangan, NHI Bandung, dan Sahid Jakarta. Penilaian mencakup aspek rasa, gramasi, kualitas bahan, serta kecukupan gizi dengan pengawasan yang ketat.
Terkait kebutuhan bumbu masak, Irfan menyebut jumlahnya diperkirakan meningkat pada musim haji tahun ini. Jika pada tahun lalu mencapai sekitar 400 ton, maka tahun ini diproyeksikan naik menjadi sekitar 600 ton seiring peningkatan kualitas layanan konsumsi.
Ia menambahkan, evaluasi penyelenggaraan haji tahun sebelumnya menjadi dasar perbaikan, khususnya pada aspek pengemasan dan penyimpanan bumbu di Arab Saudi. Pemerintah memastikan seluruh bahan tidak menggunakan pengawet demi menjaga kualitas rasa dan keamanan konsumsi.
Selain itu, layanan konsumsi haji tahun ini akan ditangani oleh lebih dari 10 perusahaan penyedia, termasuk penyedia makanan siap saji (ready to eat/RTE) yang diperuntukkan bagi jamaah di Arafah dan Mina. Menu ramah lansia seperti bubur dan kacang hijau juga disiapkan sesuai kebutuhan jamaah.(id11)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.






















































