Lebih 1.000 Kaum Ibu Pidie Bersatu Dalam Zikir Pascabanjir

1 day ago 8

SIGLI (Waspada.id): Lebih dari 1.000 kaum ibu dari wilayah terdampak banjir di Kabupaten Pidie memadati Masjid Nurul Mukmin, Kecamatan Kembang Tanjong, Selasa (6/1/2026), untuk mengikuti zikir dan doa bersama.

Lantunan zikir menggema panjang, diiringi untaian doa yang dipanjatkan serentak, menandai salah satu pertemuan ibadah terbesar kaum perempuan pascabencana banjir di daerah tersebut.

Ibadah zikir dan doa dipimpin Hj. Dr. Syarifah Zahmi, Lc., M.Alcom., Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Hilal Sigli. Dengan suara yang tenang, namun tegas, ia memandu jamaah dalam setiap kalimat zikir dan doa, diikuti serempak oleh peserta yang hadir dalam balutan busana serba putih.

Warna putih yang dikenakan para ibu menjadi simbol kebersamaan, kekuatan spiritual, dan solidaritas sosial di tengah situasi sulit yang masih dirasakan masyarakat Pidie. Kegiatan ini digelar oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Pidie sebagai bagian dari program pemulihan pascabencana.

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala DP3AKB Pidie, Nurhanisah, S.IP., MM., Kepala Perwakilan BKKBN Aceh, Safrina Salim, SKM., M.Kes., serta Konselor Profesional Aceh Bunda Hetti Zuliani, M.Pd., Ph.D., C.Ht., CL. Selain itu, tampak hadir unsur Muspika (Musyawarah Pimpinan Kecamatan) dan aparatur gampong dari wilayah setempat yang ikut memastikan kegiatan berjalan tertib dan kondusif.

Dalam arahan singkatnya sebelum zikir dimulai, Kepala Perwakilan BKKBN Aceh, Safrina Salim, menegaskan bahwa bencana tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik dan kerugian materi, tetapi juga menjadi ujian iman, amanah, dan solidaritas.

“Bencana ini mengajarkan arti saling menguatkan. Ketika saudara kita tertimpa musibah, doa dan kepedulian tidak boleh berhenti. Kita diuji untuk jujur dalam mengelola amanah, kuat dalam solidaritas, dan teguh dalam keimanan,” ujar Safrina dengan nada tegas.

Ia juga menyampaikan bahwa zikir dan doa bersama menjadi jembatan kepedulian bagi masyarakat yang belum dapat turun langsung ke lokasi bencana. “Doa dari kejauhan tetap memiliki kekuatan. Yang terpenting adalah keikhlasan dan keberlanjutan kepedulian,” imbuhnya.

Sementara itu, Hj. Dr. Syarifah Zahmi dalam tausiyahnya di sela-sela zikir menekankan bahwa zikir adalah kekuatan terbesar ketika manusia berada pada batas kemampuan ikhtiar.

“Ini ujian dari Allah. Jangan sambut dengan ratapan. Sambut dengan syukur dan keyakinan. Pertolongan Allah selalu dekat. Ketika kita terus mengingat-Nya, kita tidak akan runtuh, seberat apa pun keadaan,” tegasnya di hadapan ribuan jemaah.

Ia juga mengingatkan agar musibah dijadikan momentum perbaikan diri dan keluarga. “Yang hilang akan terganti dengan yang lebih baik, jika hati tidak berhenti bersyukur,” katanya.

Kepala DP3AKB Pidie, Nurhanisah SIP, MM, menyampaikan bahwa peserta yang hadir tidak hanya dari Kecamatan Kembang Tanjong, tetapi juga dari sebagian wilayah Kecamatan Mutiara Timur. Total peserta kegiatan mencapai 1.640 kaum ibu dan lebih dari 200 remaja, termasuk peserta program trauma healing.

Namun, ia menegaskan bahwa inti kegiatan tetap pada penguatan spiritual kaum ibu sebagai kelompok paling terdampak secara psikologis dan sosial.

“Kaum ibu adalah pilar keluarga. Ketika mereka dikuatkan secara batin dan mental, keluarga dan lingkungan akan ikut bangkit. Karena itu, doa dan zikir menjadi prioritas utama dalam fase pemulihan ini,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, jamaah mengikuti ibadah dengan tertib. Tidak terdengar percakapan, selain lantunan zikir dan doa. Suasana keheningan ibadah memperlihatkan kedalaman duka sekaligus kekuatan iman masyarakat yang sedang diuji. Relawan kesehatan dan tim pendamping psikososial disiagakan di luar area ibadah untuk memastikan kondisi peserta tetap aman selama kegiatan.

Pemerintah Kabupaten Pidie menegaskan, pendekatan pemulihan pascabencana akan terus mengedepankan sinergi antara program spiritual, sosial, dan kesehatan keluarga secara berkelanjutan, hingga masyarakat benar-benar pulih dan bangkit. (Id69)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |