KBRI dan Konsulat di AS Turun Tangan, Golkan Perjanjian Dagang

2 hours ago 4

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump resmi menandatangani tarif perdagangan resiprokal kedua negara. Salah satu isinya ialah mengenakan tarif dagang 0% untuk sejumlah produk.

Perjanjian tarif dagang ini tertuang dalam dokumen Implementation of the Agreement toward New Golden Age US-Indonesia Alliance.

Duta Besar Indonesia untuk AS Indroyono Soesilo menjelaskan pihaknya akan memastikan implementasi perjanjian berjalan efektif melalui jaringan perwakilan RI di berbagai wilayah Amerika Serikat.

"Tentunya tugas dari perwakilan Indonesia di Amerika Serikat adalah mengimplementasikan agreement on trade yang sudah ditandatangani tadi pagi," ujar Indroyono saat konferensi pers secara daring seusai acara penandatanganan, Jumat (20/2/2026).

Dirinya menjelaskan, Kedutaan Besar RI di Washington DC akan menjadi pusat koordinasi, sementara konsulat jenderal RI di berbagai kota akan menangani sektor kerja sama spesifik.

Termasuk, pengembangan pertambangan dengan PT Freeport di Arizona, AS akan ditangani oleh konsulat jenderal perwakilan dari Los Angeles.

"KBRI di Washington DC sebagai pusatnya kemudian untuk tadi pengembangan pertambangan misalnya dengan Freeport itu Arizona akan digalang dari konsulat jenderal RI kita di Los Angeles," ujarnya.

Di bidang teknologi digital, kerja sama yang melibatkan kawasan Silicon Valley serta pusat inovasi di Boston dan Seattle akan dikelola melalui Konsulat Jenderal RI di San Fransisco.

Adapun pengembangan komoditas pertanian seperti kedelai dan gandum di wilayah Midwest Amerika Serikat akan dikoordinasikan oleh Konsulat Jenderal RI di Chicago. Untuk sektor minyak dan gas, peran utama berada pada Konsulat Jenderal RI di Houston.

"Sedangkan untuk konsulat jenderal kita di New York itu nanti akan bertugas untuk menggalang kegiatan perdagangan, juga keuangan serta investasi saya kira itulah hal-hal yang kesiapan dari perwakilan RI kita di Amerika Serikat untuk mengimplementasikan agreement yang sudah ditandatangani," ujarnya.

Seperti yang diketahui, salah satu isi perjanjian tarif dagang resiprokal itu ialah pembentukan Dewan Perdagangan atau Board of Trade yang akan menjadi lembaga penengah bagi kedua negara bila terjadi masalah perdagangan.

Adapun untuk daftar barang yang kini menjadi dibebaskan tarifnya, dari sebelumnya terkena tarif resiprokal 19% dan 32%, di antaranya ialah mencakup 1.819 pos tarif.

(haa/haa)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |