Jakarta, CNBC Indonesia - Kapal penuh penumpang dilaporkan terbalik di negara Bagian Sokoto, Nigeria, Kamis waktu setempat. Akibatnya, sedikitnya 50 orang tewas, mayoritas anak-anak.
Mengutip Reuters, Jumat (21/8/2026), kecelakaan terjadi di dekat Gorau, wilayah pemerintahan lokal Goronyo. Upaya pencarian dan penyelamatan masih terus dilakukan hingga berita diturunkan.
"Saksi melihat 50 jenazah tergeletak di halaman sebuah masjid komunitas di Gorau sebelum dimakamkan pada Kamis," tulis laman tersebut.
"Sebagian jenazah dibungkus tikar dan kain tradisional," tambah media itu lagi.
Seorang warga setempat mengatakan kapal tersebut mengangkut pemilik lahan pertanian dan pekerja yang disewa untuk memanen padi. Menurutnya, lebih dari 70 orang berada di atas kapal ketika kapal terbalik sementara llainnya mengatakan terdapat 57 orang di dalam kapal.
Anggota parlemen Negara Bagian Sokoto dari wilayah tersebut, Nasiru Adamu, mengatakan sebagian besar penumpang berusia 10 hingga 15 tahun. Sebanyak 16 orang berhasil diselamatkan.
"Sekitar 40 Jenazah anak-anak ditemukan," kata manajer wilayah Otoritas Jalur Air Pedalaman Nasional Nigeria, Abdulkadir Yusuf.
"Kami telah memakamkan 46 orang, dan lebih banyak jenazah baru saja dibawa. Jumlah korban tewas mencapai 53 orang," kata salah seorang saksi mata, Sharhabilu Kiliya.
Sebenarnya kecelakaan kapal mematikan relatif sering terjadi di Nigeria. Pada Januari lalu, sedikitnya 25 orang tewas setelah sebuah kapal terbalik di Negara Bagian Yobe, Nigeria timur laut.
Kapal yang kelebihan muatan, buruknya perawatan, serta lemahnya penegakan aturan keselamatan kerap menjadi faktor penyebab kecelakaan di sungai dan jalur perairan negara tersebut. Kecelakaan biasanya paling sering terjadi terutama selama musim hujan.
(sef/sef)
[Gambas:Video CNBC]

1 hour ago
3

















































