HP China Tak Laku, Ramai-ramai Anjlok Cuma Merek Ini yang Laris

2 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Pengiriman smartphone di pasar China kembali melemah pada akhir 2025. Data terbaru Counterpoint Research menunjukkan pasar sepanjang tahun mencatat penurunan, sementara konsumen justru semakin berpaling ke merek non-China, terutama Apple.

Counterpoint mencatat pengiriman smartphone China turun 1,6 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) pada kuartal IV 2025. Secara kumulatif sepanjang tahun, pasar menurun 0,6 persen YoY. Pemerintah sempat memberikan dorongan lewat subsidi pada kuartal I, namun tiga kuartal berikutnya tetap mencatat kontraksi.

Di tengah melemahnya permintaan untuk ponsel buatan vendor lokal, Apple justru tampil sebagai pemimpin pasar pada kuartal IV dengan pangsa pasar (market share) 22 persen. Permintaan kuat untuk lini iPhone 17 serta percepatan pasokan mendorong penjualan. Seri iPhone 17 Pro dengan desain kamera baru dan peningkatan penyimpanan pada varian reguler disebut sebagai pendorong utama kinerja.

"Peluncuran yang terlambat dan trade-off antara ketipisan serta fitur membuat awal penjualan iPhone Air lambat. Namun ini adalah produk penting, bukan hanya sebagai eksplorasi desain ultra-tipis, tetapi juga dalam konteks implikasi struktural jangka panjang bagi pasar domestik untuk smartphone eSIM," ujar Analis Senior Counterpoint, Ivan Lam, dikutip dari laporan Counterpoint, Selasa (20/1/2026).

CounterpointFoto: Counterpoint
Counterpoint

CounterpointFoto: Counterpoint
Counterpoint

Sementara itu, kinerja vendor lokal justru menunjukkan tren menurun. Huawei memang memimpin pasar secara keseluruhan pada 2025, namun penjualan melemah di paruh kedua setelah peluncuran Mate 80 tertunda. Oppo naik ke posisi dua pada Q4 dengan pertumbuhan 15 persen YoY, ditopang Reno Series.

Sementara vivo, Xiaomi, dan Honor masih mencatat penurunan YoY di kuartal IV, meski beberapa model menampilkan momentum positif.

Counterpoint memperkirakan dinamika ini berlanjut pada awal 2026, apalagi insentif dan subsidi pemerintah kembali menjadi faktor penopang pasar.

(fab/fab)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |