Harga BBM Subsidi Dipastikan Tidak Naik Hingga Akhir 2026

3 hours ago 4
Ekonomi

17 April 202617 April 2026

Harga BBM Subsidi Dipastikan Tidak Naik Hingga Akhir 2026

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

JAKARTA (Waspada.id): Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi tidak naik hingga penghujung 2026. Kepastian ini disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, usai rapat bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka.

“Atas arahan bapak presiden bahwa harga BBM untuk subsidi tidak akan dinaikkan sampai dengan akhir tahun, Insyaallah sampai selama-lamanya,” kata Bahlil setelah rapat dengan Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, dikutip investor.id, Jumat (17/4/2026).

Menurut Bahlil, keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan kondisi ketahanan energi nasional yang dinilai masih dalam batas aman. Ia menjelaskan, stok berbagai jenis bahan bakar, mulai dari solar, bensin, hingga LPG, saat ini berada di atas ambang minimum yang ditetapkan pemerintah.

Tak hanya itu, penguatan kerja sama energi antara Indonesia dan Rusia juga turut memperkuat posisi pasokan dalam negeri. Kesepakatan impor minyak mentah dan LPG disebut menjadi salah satu faktor yang menjaga stabilitas energi nasional.

Meski demikian, pemerintah tetap mewaspadai dinamika harga minyak dunia. Bahlil menegaskan, kebijakan harga BBM subsidi tetap bergantung pada pergerakan Indonesian Crude Price (ICP). Dalam APBN 2026, ICP diasumsikan berada di level US$70 per barel.

Sementara itu, realisasi harga rata-rata ICP sejak awal tahun hingga kini masih sedikit di atas asumsi tersebut, namun dinilai belum membebani anggaran secara signifikan.

“Sekarang harga rata-rata ICP Januari sampai dengan sekarang itu tidak lebih dari US$ 77. Jadi kita itu baru split US$7, jadi jangan sampai ada yang anggapan bahwa uang kita dapat dari mana. Kita ini baru naik US$ 7 sampai dengan sekarang,” ucap Bahlil.

Pemerintah menegaskan akan terus memantau perkembangan harga minyak global secara ketat. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara ketahanan energi nasional dan stabilitas fiskal, sekaligus memastikan kebijakan yang diambil tetap berpihak pada masyarakat. (invid)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |