Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama menggelar aksi donor darah sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan di Kantor Kementerian Agama, Banteng, Jakarta Pusat, Senin (5/1/2026).
Ukuran Font
Kecil Besar
14px
JAKARTA (Waspada.id): Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama menggelar aksi donor darah sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan di Kantor Kementerian Agama, Banteng, Jakarta Pusat, Senin (5/1/2026).
Kegiatan ini menargetkan pengumpulan 250 hingga 300 kantong darah yang akan disalurkan melalui Palang Merah Indonesia (PMI).
Ketua DWP Kementerian Agama, Helmi Halimatul Udhma, mengatakan donor darah merupakan program rutin tahunan yang konsisten dilaksanakan DWP Kemenag bekerja sama dengan PMI. Tahun lalu, DWP menargetkan 200 kantong darah dan berhasil mengumpulkan 189 kantong.
“Alhamdulillah setiap tahun kerja sama dengan PMI berjalan dengan baik dan jumlah partisipan terus meningkat. Tahun ini kami ditargetkan 250 sampai 300 kantong darah, mudah-mudahan bisa tercapai,” ujar Helmi.
Ia menegaskan, sasaran kegiatan donor darah ini adalah masyarakat umum, khususnya keluarga besar Kementerian Agama yang selama ini aktif menjadi pendonor. Tahun ini, donor darah DWP Kemenag mengusung tema kepedulian bagi penyintas bencana.
“Dengan setetes darah ini, kami berharap bisa membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Meski kami tidak hadir langsung di lokasi bencana, kami tetap bisa berkontribusi untuk kemanusiaan,” ujarnya.
Helmi menambahkan, program donor darah tidak hanya dilakukan di tingkat pusat, tetapi juga dilaksanakan secara serentak di seluruh kantor wilayah Kementerian Agama, termasuk perguruan tinggi keagamaan negeri (PTKIN) serta kantor Kemenag kabupaten dan kota di bawah koordinasi kanwil.
Menteri Agama Nasaruddin Umar mengapresiasi peran aktif DWP Kemenag dalam menggerakkan donor darah, terutama menjelang bulan suci Ramadan. Menurutnya, kegiatan ini sangat relevan karena ketersediaan darah di rumah sakit biasanya menurun saat Ramadan.
“Donor darah menjelang Ramadan ini sangat timely dan sangat bermanfaat. Biasanya rumah sakit kesulitan mendapatkan stok darah saat bulan puasa,” kata Menag.
Ia juga mengingatkan imbauan Ketua PMI Jusuf Kalla agar masyarakat meningkatkan donor darah sebelum Ramadan guna menjamin ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan.
Selain itu, Menag menyebut kegiatan donor darah ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama yang diperingati pada 3 Januari 2026.
“Saya berterima kasih kepada ibu-ibu Dharma Wanita. Kalau hanya imbauan dari kami, belum tentu bisa terkumpul sebanyak ini. Apalagi mereka memberi contoh langsung dengan ikut berdonor,” ujarnya.
Menag juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus DWP Kemenag di semua tingkatan, mulai dari pusat hingga daerah, yang dinilainya aktif dan produktif dalam menggerakkan aksi kemanusiaan yang sangat dibutuhkan masyarakat.
“Ini kontribusi nyata yang sangat penting, terutama bagi masyarakat terdampak bencana yang membutuhkan transfusi darah,” pungkasnya.(id11)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.






















































