PENCARIAN: Tim SAR bersama Satgas BPBD Aceh Timur dan TNI/Polri, menyisir aliran sungai DK-1 Dusun Dataran Indah Gampong Peunaron Baru, Peunaron, Aceh Timur, Minggu (4/1). Waspada.id/MH Ishak
Ukuran Font
Kecil Besar
14px
IDI (Waspada.id): Seorang petani sawit hilang setelah sampan miliknya tiba-tiba diserang buaya saat menyeberangi sungai di DK-1 Dusun Dataran Indah, Gampong Peunaron Baru, Kabupaten Aceh Timur, Sabtu (3/1) sekira pukul 16.00 WIB.
Korban hilang dan saat ini masih dilakukan pencarian bernama Hasan, 63, asal Dusun Bukit Maju, Gampong Peunaron Baru, Kec. Peunaron, Kab. Aceh Timur.
Dua orang yang selamat yakni anak dan ponaan dari Hasan. Keduanya yakni bernama Ali dan Umar, warga yang sama. Kejadian itu menjadi perhatian Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Alfarlaky setelah mendapat laporan dari camat setempat. Bahkan sore itu juga Tim Satgas BPBD bersama Basarnas dikerahkan ke lokasi melakukan pencarian.
Pj. Keuchik Gampong Peunaron Baru, Suwarno, SIP, kepada Waspada.id, Minggu (4/1) membenarkan adanya warganya yang mengalami kecelakaan di sungai akibat sampannya diserang buaya.

Bahkan ayah dari Ali itu hingga saat ini belum ditemukan dan masih dalam pencarian. “Sudah dua hari dilakukan pencarian, tapi Hasan belum ditemukan. Bahkan malam ini tim masih melakukan pencarian,” kata Suwarno.
Korban selamat, lanjut Suwarno, dilaporkan tidak mengalami cedera, namun terasa trauma dan butuh istirahat akibat kecebur ke sungai. “Korban selamat mengaku sempat melihat orangtuanya diterkam buaya. Bahkan setelah diterkam Hasan ditenggelamkan ke dasar sungai dan hilang sampai saat ini,” sebutnya.
Suwarno menambahkan, masyarakat dan aparatur desa mengapresiasi sikap muspika dan bapak bupati yang cepat merespon kejadian itu dengan mengirimkan Tim SAR ke lokasi.
Sementara Plt. Kepala Pelaksana BPBD Aceh Timur, Afifuddin, terpisah membenarkan adanya laporan warga diterkam buaya di pedalaman Aceh Timur. “Tim SAR dan Satgas BPBD masih melakukan pencarian, namun hingga saat ini belum ditemukan. Kita doakan warga yang diduga menjadi korban diterkam buaya segera ditemukan,” ujar Afifuddin. (id77)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.






















































