Dana Pemulihan Pascabencana Sumut Tembus Rp23,32 Triliun, Hasil Lobi Bobby Nasution

7 hours ago 3
Medan

11 April 202611 April 2026

Dana Pemulihan Pascabencana Sumut Tembus Rp23,32 Triliun, Hasil Lobi Bobby Nasution Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, meninjau lokasi bencana di Tapteng. Waspada.id/ist

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

MEDAN (Waspada.id): Upaya Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, memperjuangkan anggaran dari pemerintah pusat membuahkan hasil, dengan disetujuinya dana pemulihan pascabencana sebesar Rp23,32 triliun untuk periode 2026–2028.

Anggaran tersebut tertuang dalam Rencana Induk Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) yang dirancang selama tiga tahun ke depan. Dana Transfer ke Daerah (TKD) itu diarahkan untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana di berbagai kabupaten/kota di Sumatera Utara.

Pada tahun 2026, pemerintah pusat mengalokasikan anggaran sebesar Rp8,94 triliun, dengan rincian Rp6,5 triliun menjadi kewenangan pusat dan Rp2,44 triliun untuk Pemerintah Provinsi Sumut.

“Kalau kita hitung, rata-rata per tahun dana TKD itu mencapai Rp7,78 triliun dan berlangsung selama tiga tahun. Ini bentuk upaya bersama dalam percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumut,” ujar Bobby Nasution, Kamis (9/4/2026).

Untuk tahun 2027, alokasi anggaran mencapai Rp7,97 triliun, terdiri dari Rp4,62 triliun kewenangan pusat dan Rp3,35 triliun untuk daerah. Sementara pada 2028, anggaran sebesar Rp6,40 triliun, dengan pembagian Rp2,07 triliun untuk pusat dan Rp4,32 triliun untuk kewenangan provinsi.

Secara keseluruhan, total anggaran yang digelontorkan hingga 2028 mencapai Rp23,32 triliun. Dana ini akan difokuskan pada pemulihan infrastruktur, fasilitas umum, permukiman warga, hingga lahan pertanian yang rusak akibat bencana seperti banjir bandang dan longsor.

Menurut Bobby Nasution, rencana pemulihan selama tiga tahun merupakan langkah realistis mengingat kompleksitas penanganan pascabencana, mulai dari pemetaan wilayah, relokasi warga, hingga pemulihan ekonomi masyarakat.

“Kita tentu mengapresiasi dukungan pemerintah pusat. Ini menunjukkan bahwa penanganan pascabencana di Sumut dilakukan secara kolaboratif, tidak hanya oleh pemerintah daerah, tetapi juga didukung pusat dan pihak swasta,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia atas dukungan yang diberikan, sehingga upaya pemulihan pascabencana di Sumatera Utara dapat berjalan optimal dan berkelanjutan. (DISKOMINFO SUMUT)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |