Cadangan BBM RI Meningkat, Bahlil: Ketahanan Energi Mendekati Target

6 hours ago 3
Ekonomi

12 April 202612 April 2026

 Ketahanan Energi Mendekati Target

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

JAKARTA (Waspada.id): Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengungkapkan bahwa cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional mengalami peningkatan signifikan dan kini semakin mendekati target ketahanan energi selama satu bulan.

Peningkatan ini dinilai sebagai langkah penting dalam memperkuat ketahanan energi nasional, terutama di tengah tekanan global akibat ketidakpastian geopolitik, khususnya konflik di kawasan Timur Tengah yang turut mengganggu rantai pasok minyak dan gas dunia.

Sebelumnya, cadangan BBM Indonesia hanya berada di kisaran 21 hingga 25 hari. Namun, berkat tambahan pasokan terbaru, daya tahan cadangan tersebut kini bertambah sekitar tujuh hari.

“Alhamdulillah penyangga energi kita, tadi kan di awal saya katakan 21 sampai dengan 25 hari. Sekarang ada penambahan lagi tujuh hari dari Karimun,” ujar Bahlil, di kantor Kementerian ESDM, dilansir dari investor.id, Minggu (12/4/2026).

Tambahan pasokan tersebut berasal dari fasilitas penyimpanan (storage) di wilayah Karimun, yang menjadi salah satu titik strategis dalam mendukung distribusi dan cadangan energi nasional.

Lebih lanjut, pemerintah melalui Kementerian ESDM juga tengah menyiapkan langkah lanjutan guna memperkuat infrastruktur energi. Salah satu upaya yang akan dilakukan adalah pembangunan fasilitas pendukung yang dijadwalkan mulai berjalan dalam waktu dekat.

“Yang lebih-lebihnya kita lagi melakukan pembangunan. Bulan Mei insya Allah doain kita sudah mulai melakukan pembangunan,” pungkasnya.

Dengan peningkatan ini, pemerintah berharap ketahanan energi nasional semakin kuat dan mampu menghadapi berbagai potensi gangguan pasokan di masa mendatang. (invid)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |