Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu mengikui FGD di BPK Perwakilan Sumut di Medan. (Waspada.id/Ist)
Ukuran Font
Kecil Besar
14px
TAPSEL (Waspada.id): Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Gus Irawan Pasaribu mengikuti Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Provinsi Sumatera Utara di Medan, Kamis (09/04/2026).
FGD bertema “Pemeriksaan Laporan Keuangan sebagai Salah Satu Bentuk Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah” ini digelar seiring pelaksanaan pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 kabupaten/kota di Sumut. Dihadiri Dirjen Pemeriksaan Keuangan Negara (PKN) V BPK RI Widhi Hidayat dan Kepala BPK RI Perwakilan Sumut Paula Henry Simatupang. Diikuti 14 dari 34 kepala daerah se-Sumut.

Usai kegiatan, Bupati Tapsel menyampaikan bahwa FGD ini menjadi forum strategis dalam menyamakan persepsi antara pemerintah daerah dan BPK. Yakni terkait pelaksanaan audit serta peningkatan kualitas pengelolaan keuangan daerah.
“Ini kegiatan yang sangat strategis. Meskipun audit BPK sedang berlangsung, forum ini menjadi sarana penyejukan persepsi. Sekaligus memberi petunjuk bagi pemerintah daerah agar penyajian laporan keuangan semakin baik dan akuntabel,” ujar Gus Irawan.
Menurutnya, berbagai arahan yang disampaikan BPK menjadi pedoman penting. Khususnya dalam menindaklanjuti temuan pemeriksaan serta memperkuat tata kelola keuangan daerah secara transparan dan bertanggung jawab.
Salah satu pembahasan penting dalam FGD tersebut adalah terkait pencatatan bantuan bagi daerah terdampak bencana, termasuk pengelolaan aset tetap maupun persediaan bantuan.
“Tapsel pernah mengalami bencana, sehingga seluruh bantuan yang diterima harus dicatat secara akuntabel. Hal ini penting agar penyajian laporan keuangan tetap baik dan tidak mempengaruhi opini atas kewajaran laporan keuangan daerah,” jelasnya.

OPTIMIS
Terkait kesiapan Pemkab Tapsel menghadapi pemeriksaan LKPD Tahun Anggaran 2025, Bupati Gus Irawan menegaskan bahwa audit BPK merupakan agenda rutin tahunan yang telah dipersiapkan secara matang.
“Pemeriksaan ini kegiatan tahunan dan sebelumnya telah melalui interim audit. Tapsel siap menjalani proses pemeriksaan sekaligus terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah dari waktu ke waktu,” katanya.
Bupati juga menyampaikan optimisme Pemkab Tapseluntuk kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas LKPD untuk kedua belas kalinyasecara berturut-turut.
“Kita berharap opini WTP yang telah sebelas kali diraih Kabupaten Tapanuli Selatan dapat kembali dipertahankan tahun ini,” ungkapnya optimistis. (Id45)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.


















































