Bobby Paparkan Capaian, DPRD Soroti Tantangan Nyata Di Sumut

6 hours ago 2
Medan

15 April 202615 April 2026

Bobby Paparkan Capaian, DPRD Soroti Tantangan Nyata Di Sumut Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, didampingi Wagub Surya, pimpinan DPRD Sumut berfoto bersama penerima penghargaan pada peringatan Hari Jadi ke-78 Provinsi Sumatera Utara di Gedung DPRD Sumut, Medan, Rabu (15/4/2026). Waspada.id/ist

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

MEDAN (Waspada.id):  Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, memaparkan sejumlah capaian pembangunan daerah dalam Rapat Paripurna Istimewa peringatan Hari Jadi ke-78 Provinsi Sumatera Utara. Namun, di sisi lain, DPRD mengingatkan masih adanya ketimpangan dan tantangan nyata yang perlu segera diatasi.

Dalam rapat yang digelar di Gedung DPRD Sumut, Medan, Rabu (15/4/2026), Bobby menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mendorong percepatan pembangunan menuju visi Indonesia Emas 2045.

“Peringatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi momentum memperkuat sinergi demi mewujudkan Sumatera Utara yang unggul dan berkelanjutan,” ujarnya.

Mengusung tema “Satu Kolaborasi, Sejuta Energi”, Bobby menyebut seluruh potensi daerah, mulai dari pantai barat, pesisir timur, Bukit Barisan hingga Kepulauan Nias, harus digerakkan secara kolektif.

Sumatera Utara yang terdiri dari 33 daerah otonom dengan jumlah penduduk sekitar 15 juta jiwa dinilai memiliki potensi besar, sekaligus tantangan dalam pemerataan pembangunan.

Sejumlah indikator makro menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi tercatat 4,53% dengan kontribusi terbesar di Pulau Sumatera sebesar 23,52%. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) berada di angka 76,47 poin, tingkat kemiskinan 7,24%, serta pengangguran terbuka 5,32%.

Selain itu, PDRB tumbuh 5,23% dengan pendapatan per kapita Rp78,31 juta. Indeks Kualitas Lingkungan Hidup mencapai 73,96 poin, serta penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 25,78 juta ton CO2e.

Di bidang tata kelola, Pemprov Sumut juga mencatat Indeks Pelayanan Publik 4,27 (kategori A-), nilai SAKIP 69,11 (predikat B), tingkat kepuasan masyarakat 95,62 poin, serta opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI untuk ke-11 kali berturut-turut.

Meski demikian, Bobby mengakui masih adanya persoalan krusial, seperti bencana hidrometeorologi berupa banjir dan longsor yang kerap terjadi.

“Penguatan mitigasi, penataan ruang, dan pembangunan infrastruktur pengendali banjir harus menjadi prioritas,” katanya.

Ia juga menyoroti ancaman narkoba yang dinilai masih menjadi tantangan serius bagi pembangunan sumber daya manusia di Sumatera Utara.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sumut, Sutarto, menegaskan bahwa capaian pembangunan harus diiringi dengan pemerataan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, masih terdapat ketimpangan antarwilayah yang perlu mendapat perhatian serius, agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara adil oleh seluruh masyarakat.

“Momentum hari jadi ini harus menjadi refleksi bersama, bukan sekadar seremoni, tetapi diikuti langkah konkret dalam menjawab persoalan nyata di daerah,” ujarnya.

Rapat paripurna tersebut turut dihadiri anggota DPRD Sumut, unsur OPD, serta tokoh daerah, termasuk Kahiyang Ayu dan Sulaiman Harahap. (id145)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |