Antrean panjang kendaraan di salah satu SPBU di sebelah majid JamikAr Rasyid, di Jalan Medan Batangkuis, Minggu (30/11). Waspada.id/Partono Budy
Ukuran Font
Kecil Besar
14px
* Pertamina Harus Gerak Cepat
MEDAN (Waspada.id): Anggota DPRD Sumut Zeira Salim Ritonga dari Fraksi PKB mendesak PT Pertamina (Persero) harus segera melakukan upaya cepat distrubisi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke sejumlah kawasan yang mengalami kelangkaan bahan bakar itu. Zeira khawatir, jika dibiarkan terus tanpa langkah cepat, ekonomi di Sumut terancam lumpuh.
Scroll Untuk Lanjut Membaca

IKLAN
“Jangan sampai antrian masyarakat berkepanjangan akibat kelangkaan BBM, karena jika dibiarkan akan membuat mobulisasi masyarakat terhambat bahkan ekonomi terancam lumpuh,” kata Zeira kepada Waspada.id di Medan, Minggu (30/11).
Wakil Ketua Komisi A DPRD Sumut itu merespon ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah SPBU Kota Medan sudah pada habis, Jumat (28/11), yang terlihat tidak hanya di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Jalan Brigjend Katamso dan Kampung Baru, yang sudah tidak membuka pelayanan lagi alias tutup.
Begitu juga dengan Jalan Sisingamangaraja di depan Gang Air Bersih dan juga Polonia, SPBUnya sudah pada tutup. Hal lebih parah lagi terjadi di dua SPBU Batangkuis, hari Minggu (30/11), dimana terlihat anteran mengular sejak pagi hingga siang hari.
Penyebab tutupnya SPBU di sejumlah titik tersebut dikarenakan BBM baik itu solar, pertalite, pertamax sudah habis. Hal itu terjadi sebagai dampak bencana banjir dan tanah longsor di 17 kabupaten/kota di Sumut, pekan ini.
Menyikapi hal itu, Zeira prihatin karena krisis kelangkaan ini terjadi karena faktor bencana alam, namun tetap mengingatkan PT Pertamina melalui PT Pertamina Patra Niaga harus gerak cepat dengan mencari langkah-langkah penanggulangan mengatasi krisis BBM itu.
“Sebab BBM itu jadi kebutuhan utama masyarakat dan jika dibiarkan akan membuat mobilisasi masyarakat terhambat bahkan ekonomi bisa lumpuh,” ujarnya.
Menyinggung kendala yang dihadapi Pertamina ke jalur distribusi yang terputus akibat bencana banjir dan tanah longsor, Zeira mengatakan, perlu diperluas jalur alternatif agar distribusi BBM tetap berjalan lancar.
Zeira juga berharap kepada Pemprovsu untuk terus bersinergis dengan PT Pertamina, guna memetakan kawasan yang terdampak bencana dan mencari langkah penyaluran BBM lebih aman.
Di sisi lain, Zeira meminta masyarakat tetap tenang dan tidak tergesa-gesa dengan membeli BBM secara berlebihan.

Anggota DPRD Sumut Zeira Salim Ritonga. Waspada.id/ist
Sebelumnya, Sales Area Manajer Retail Medan, Tito Rivanto, menegaskan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk Kota Medan, Sumatra Utara dipastikan aman.
Dia mengatakan Pertamina beromitmen penuh untuk mendistribusikan secara maksimal kepada Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
“Saat ini memang terkendala akses jalan yang terendam banjir,” kata Tito usai rapat dengan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas di rumah dinas, Sabtu (29/11/2025).
Tito mengharapkan masyarakat tidak panik, pembelian secukupnya, sewajarnya atau sesuai kebutuhan. Karena dalam dua tiga hari ke depan, suplai di SPBU aman. (id06)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.






















































