Jakarta, CNBC Indonesia — Investor asing kembali mencatatkan aksi jual bersih atau net foreign sell di pasar saham Indonesia sepanjang perdagangan 7-11 September 2026. Nilai jual bersih asing mencapai Rp3,36 triliun di tengah pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan.
Investor asing mencatatkan nilai pembelian saham (foreign buy) sebesar Rp22,7 triliun, sementara nilai penjualan (foreign sell) mencapai Rp26,06 triliun. Dengan demikian, asing membukukan net sell sebesar Rp3,361 triliun.
Aksi jual asing tersebut terjadi ketika IHSG mengalami tekanan sepanjang pekan. Berdasarkan data pergerakan indeks, IHSG terkoreksi 1,66% dalam lima hari perdagangan dan ditutup di level 6.541,38 pada Jumat (11/9/2026).
Di sisi jual, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi saham yang paling banyak dilepas investor asing dengan nilai net sell mencapai Rp1,48 triliun. Posisi tersebut menjadikan BBCA sebagai saham dengan tekanan jual asing terbesar selama sepekan.
Seiring dengan aksi jual asing, saham BBCA terkoreksi 6,3% selama sepekan lalu ke level 6.325 atau posisi terendah dalam tiga pekan terakhir.
Selanjutnya, saham PT Victoria Care IndonesiaTbk (VICI) mencatatkan net sell sebesar Rp1,25 triliun. Sebagai informasi, transaksi tersebut dilakukan melalui pasar negosiasi.
Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Beauty Brands International Pte Ltd melepas seluruh kepemilikannya di VICI sebanyak 1,677 miliar saham atau setara 25% saham perseroan.
Pada hari yang sama, Sukses Sejati Sejahtera melaporkan pembelian saham VICI dalam jumlah dan harga yang sama, yakni 1,677 miliar saham pada harga Rp747 per saham. Tujuan transaksi disebut untuk investasi.
Dengan transaksi tersebut, kepemilikan Sukses Sejati Sejahtera di VICI meningkat dari sebelumnya 4,02 miliar saham atau 59,95% menjadi 5,69 miliar saham atau 84,95%. Sukses Sejati Sejahtera juga tercatat sebagai pihak yang merupakan anggota Direksi VICI dalam laporan kepemilikan tersebut.
Sementara itu, di posisi berikutnya, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) dilepas asing dengan nilai Rp356,3 miliar, disusul PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) sebesar Rp355,8 miliar.
Aksi jual juga menyasar saham PT Indosat Tbk (ISAT) dengan nilai net sell Rp293,6 miliar. Sementara itu, saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mencatatkan net sell Rp173,9 miliar.
Berikut daftar 10 saham dengan net sell asing terbesar sepanjang perdagangan 7-11 September 2026:
10 Saham Net Sell Asing Terbesar
1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) - Rp1,48 triliun
2. PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI) - Rp1,25 triliun
3. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) - Rp356,3 miliar
4. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) - Rp355,8 miliar
5. PT Indosat Tbk (ISAT) - Rp293,6 miliar
6. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) - Rp173,9 miliar
7. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) - Rp157,4 miliar
8. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) - Rp112,8 miliar
9. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) - Rp111,8 miliar
10. PT Astra International Tbk (ASII) - Rp78,3 miliar
(mkh/mkh)
[Gambas:Video CNBC]

2 hours ago
2
















































