Airlangga: Sektor Wisata RI Hasilkan Devisa Rp233 T Sepanjang 2025

2 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan kontribusi sektor pariwisata terhadap ekonomi Indonesia mencapai miliaran dolar.

‎Hal ini dicapai lewat momentum pemulihan yang kuat di sektor pariwisata. Menurut catatan Airlangga, sektor pariwisata berkontribusi 3,96% terhadap PDB menyumbang devisa hingga US$13,82 miliar atau Rp233,2 triliun (kurs=Rp16.874/1US$).

‎"Sektor pariwisata menunjukkan tren pemulihan yang sangat kuat, dapat dilihat hingga kuartal ketiga tahun 2025 kontribusi sektor itu terhadap PDB mencapai 3,96%. Indikator devisa pariwisata pada periode sama mencapai US$13,82 miliar, yang didukung oleh total penyerapan tenaga kerja pariwisata sebesar 25,91 juta orang," jelas Airlangga saat rapat bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Menteri Pariwisata Widyanti Putri Wardhana, dikutip Selasa (13/1/2026).

Sementara itu, per November 2025, jumlah total kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yakni sebesar 13,98 juta.

‎Pada periode kuartal III-2025, average spending wisman per arrival tercatat sejumlah USD1.259. Kunjungan wisman tertinggi yakni dari Malaysia (17,3%), Australia (11,3%), Singapura (10,5%), dan Tiongkok (8,8%).

‎Dalam Rapat Koordinasi Kepariwisataan tersebut, Airlangga mengatakan bahwa telah disepakati beberapa pilar utama untuk penguatan sektor pariwisata ke depan, antara lain mengakselerasi infrastruktur dan konektivitas.

‎"Hal ini dilakukan dengan mendorong konektivitas antar bandara yang sudah ada dengan beberapa bandara yang baru dibuka, ditambah juga dengan mengadakan program bersama antara Pemerintah Pusat dan Daerah, khususnya di daerah destinasi prioritas," kata Airlangga.

‎Selain itu, juga akan dilakukan penyederhanaan akses masuk dengan mengevaluasi kebijakan Visa Kunjungan wisman.

‎Selanjutnya, dilakukan transformasi tata kelola dan digitalisasi yakni dengan memperbaiki ekosistem penyelenggaraan event di berbagai daerah dalam negeri melalui perizinan terintegrasi, kemudian tentang penguatan standar keselamatan melalui asuransi pariwisata.

‎Sementara dalam hal penguatan SDM dan pembiayaan pariwisata akan ditingkatkan daya saing tenaga kerja melalui program upskilling dengan target 400 ribu orang per tahun, dan juga memastikan keberlanjutan fiskal melalui pembentukan Indonesia Quality Tourism Fund (IQTF) serta pemberian insentif pajak (PPh DTP) kepada para tenaga kerja pariwisata di tahun 2025-2026.

(haa/haa)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |