Jakarta, CNBC Indonesia - Tanpa disadari, sejumlah barang di dalam rumah bisa mempengaruhi suasana dan kenyamanan penghuninya. Dalam praktik feng shui, ada beberapa benda yang dipercaya dapat menghambat aliran energi positif jika dibiarkan begitu saja.
Menjaga keseimbangan energi di rumah tidak selalu soal menambah dekorasi baru. Dalam beberapa kasus, justru dengan menyingkirkan benda-benda tertentu, suasana hunian bisa terasa lebih nyaman dan harmonis. Berikut enam benda yang sebaiknya tidak dibiarkan terlalu lama di rumah, melansir Homes and Gardens:
1. Tanaman kering dan mati
Tanaman hias memang sering digunakan untuk menghadirkan nuansa segar di dalam rumah sekaligus membantu kualitas udara. Namun, tanaman yang sudah kering atau mati justru dianggap membawa energi stagnan.
Konsultan feng shui Joy Tan menjelaskan, tanaman dalam kondisi tersebut melambangkan kurangnya pertumbuhan. Ia menyarankan untuk menggantinya dengan tanaman yang sehat agar energi di rumah tetap hidup dan positif.
Sebagai alternatif, beberapa orang juga menggunakan lilin aromaterapi untuk membantu menciptakan suasana lebih tenang dan membersihkan energi negatif di ruangan.
2. Kaktus
Tak semua tanaman hidup cocok ditempatkan di dalam rumah menurut feng shui. Kaktus menjadi salah satu yang sering dihindari karena bentuknya yang tajam.
Michelle Justice, seorang praktisi spiritual, menjelaskan ujung runcing pada kaktus dipercaya memunculkan energi agresif atau yang dikenal sebagai sha chi. Jika tetap ingin memeliharanya, sebaiknya diletakkan di luar ruangan atau area yang jarang digunakan.
3. Benda pecah
Barang yang rusak atau pecah tidak hanya mengganggu estetika, tetapi juga diyakini membawa energi negatif.
Pendiri JBK Wellness Labs dan penulis Myung Sung: The Korean Art of Living, Dr. Jenelle Kim bilang, benda dalam kondisi rusak bisa mencerminkan ketidakseimbangan atau kurangnya perhatian. Ia pun menyarankan untuk segera memperbaiki atau menggantinya agar suasana rumah kembali harmonis.
"Pilihlah barang-barang yang utuh dan terawat baik yang membangkitkan rasa keutuhan dan vitalitas. Kelilingi diri Anda dengan benda-benda yang kondisinya baik dan menarik secara visual karena hal ini akan menciptakan suasana yang lebih positif dan membangkitkan semangat," ungkap Jenelle.
Jika memungkinkan, barang yang rusak bisa diperbaiki, semisal dengan teknik kintsugi dari Jepang, sebelum akhirnya diputuskan untuk dibuang. Hindari pula menumpuk barang rusak terlalu lama di dalam rumah.
4. Air tergenang dan akuarium
Genangan air tidak hanya ditemukan di luar rumah, tetapi juga bisa terjadi pada elemen dekorasi seperti akuarium atau air mancur.
Air yang tidak mengalir dianggap melambangkan energi yang terjebak. Oleh karena itu, penting memastikan air tetap bersih dan bergerak agar tidak membawa kesan stagnan dalam rumah.
5. Cermin di kamar tidur
Cermin memang elemen umum dalam interior rumah, tetapi penempatannya perlu diperhatikan. Meletakkan cermin yang langsung menghadap tempat tidur dipercaya kurang baik dalam feng shui.
Hal ini karena cermin dianggap memantulkan energi di dalam ruangan yang bisa memicu rasa gelisah dan mengganggu kualitas tidur. Alternatifnya, cermin bisa ditempatkan di area lain atau diganti dengan dekorasi yang lebih menenangkan.
6. Vas kosong yang dipajang
Bunga segar kerap digunakan untuk mempercantik ruangan. Namun, vas yang dibiarkan kosong justru dinilai menciptakan kesan kekosongan dalam kehidupan.
Menurut praktisi feng shui Lauren Tessin, vas sebaiknya diisi bunga atau disimpan di tempat tertutup agar tidak mempengaruhi energi dalam rumah, termasuk dalam hal hubungan dan keberuntungan.

3 hours ago
4
















































