Jakarta, CNBC Indonesia - Penyakit jantung masih memegang predikat sebagai penyebab utama kematian bagi pria dan wanita di berbagai belahan dunia, termasuk di Amerika Serikat di mana kondisi ini menyumbang sekitar 1 dari setiap 3 kematian. Mengingat peran vital jantung dalam memompa kehidupan ke seluruh tubuh, menjaga kesehatan kardiovaskular menjadi kunci utama untuk meraih umur panjang.
Di antara berbagai pilar gaya hidup sehat, nutrisi memegang peran yang paling krusial. Para ahli jantung sangat merekomendasikan konsumsi buah secara rutin karena profil nutrisinya yang luar biasa.
"Sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa mengonsumsi lebih banyak buah dapat menurunkan risiko serangan jantung, stroke, atau kematian akibat penyakit kolesterol," ujar Dr. David Min, M.D., seorang ahli jantung terkemuka.
Lantas, buah apa saja yang paling efektif dalam melindungi jantung?
Berikut adalah 4 buah pilihan utama para ahli beserta alasan ilmiah di baliknya melansir Eating Well.
1. Apel
Pepatah lama "an apple a day keeps the doctor away" ternyata bukan sekadar isapan jempol. Menurut Dr. Min, penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi 100 hingga 150 gram apel setiap hari (sekitar 1-2 buah) dapat secara signifikan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.
Apel terbukti membantu menurunkan peradangan, kolesterol jahat (LDL), dan trigliserida, sekaligus meningkatkan fungsi pembuluh darah dan kolesterol baik (HDL). Rahasianya terletak pada kandungan serat dan antioksidannya.
Serat pada apel berfungsi memerangkap kolesterol di usus agar tidak diserap tubuh. Dr. Min mengingatkan untuk tidak mengupas kulitnya, karena di sanalah pusat serat dan antioksidan tertinggi berada.
2. Alpukat
Meski sering dianggap sebagai pelengkap, alpukat adalah buah super untuk jantung. Buah ini kaya akan asam lemak tak jenuh tunggal yang ampuh menurunkan LDL dan mendongkrak HDL.
Sebuah studi terbaru mengungkapkan fakta menarik yakni mengganti hanya setengah porsi makanan tinggi lemak jenuh (seperti mentega, keju, telur, atau daging olahan) dengan alpukat setiap hari dapat menurunkan risiko penyakit jantung sebesar 16% hingga 22%.
Selain lemak baik, alpukat juga sarat akan kalium dan magnesium yang membantu menjaga stabilitas tekanan darah.
3 Blueberry
Dr. Audrey Damren, D.O., menempatkan kelompok buah beri, khususnya blueberry, di daftar teratas. Blueberry kaya akan antosianin-pigmen alami pemberi warna biru yang merupakan salah satu antioksidan dan anti-inflamasi paling kuat.
"Anggap saja mereka sebagai penjaga pembuluh darah Anda," kata Dr. Min. Antioksidan ini bekerja menangkap radikal bebas yang memicu penyumbatan arteri (aterosklerosis), meningkatkan fleksibilitas pembuluh darah, dan menurunkan tekanan darah.
4. Jeruk
Selain kaya vitamin C, buah sitrus seperti jeruk mengandung senyawa khusus bernama flavanon (seperti hesperidin dan naringin). Senyawa ini terbukti membantu menurunkan tekanan darah, memperbaiki kadar kolesterol, dan menjaga keseimbangan gula darah.
Dr. Min mengimbau pasien untuk tetap berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi buah sitrus secara berlebihan, terutama jenis grapefruit (jeruk bali merah), karena dapat berinteraksi dengan obat-obatan jantung tertentu.
(hsy/hsy)
Addsource on Google

4 hours ago
1

















































