Jakarta, CNBC Indonesia- Dalam upaya mendorong pencapaian swasembada pangan dan memperkuat ketahanan pangan nasional, penggunaan benih unggul bersertifikat menjadi salah satu hal krusial dalam meningkatkan produksi pangan. Namun sayangnya, saat ini penggunaan benih unggul bersertifikat masih di bawah 50% sehingga diperlukan upaya mendorong petani untuk menggunakan benih bersertifikat.
Ketua Umum Masyarakat Perbenihan dan Perbibitan Indonesia (MPPI), Herman Khaeron menyebutkan pentingnya benih unggul untuk meningkatkan produksi pertanian selain air, tanah dan faktor penunjang lainnya. Benih bersertifikat dibutuhkan untuk memastikan kemampuan benih dalam beradaptasi terhadap berbagai perubahan kondisi ekosistem tanaman.
Penggunaan benih unggul bersertifikat yang baru mencapai 30% dapat ditingkatkan dengan dukungan pemerintah terkait kebijakan yang bisa mendorong petani menggunakan benih bersertifikat. Selain itu juga dibutuhkan pemerataan benih sehingga bisa dijangkau oleh petani.
Seperti apa tantangan penggunaan benih unggul bersertifikat di Indonesia untuk mendukung swasembada pangan nasional? Selengkapnya simak dialog Andi Shalini dengan Ketua Umum Masyarakat Perbenihan dan Perbibitan Indonesia (MPPI), Herman Khaeron dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Kamis, 15/07/2026)
Add
source on Google

3 hours ago
2

















































