Thomas Djiwandono Pede Jabat Deputi Gubernur BI: Saya Merasa Saya Bisa

1 hour ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Wakil Menteri Keuangan, Thomas Djiwandono, mengakui dirinya tidak punya rekam jejak di dunia moneter. Namun, dia yakin dirinya mampu menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), dari pengalamannya 1,5 tahun di Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Hal ini ditegaskan dirinya saat menemui pewarta di Kantor Kementerian Keuangan, siang ini, Rabu (28/1/2026).

"Saya itu rekam jejak fiskal ga ada. Selalu rekam jejak monter ga ada itu. rekam jejak saya 1,5 tahun di Kemenkeu silahkan dilihat," kata Thomas.

Dia percaya pengalamannya di fiskal dapat melengkapi bauran kebijakan bank sentral ke depannya.

"Bahwa saya ga punya pengalaman moneter saya ga bisa pungkiri tapi saya punya kapabilitas lain yang bisa dilengkapi dan pengalaman di fiskal yang cukup dalam," tegasnya.

Dia pun menegaskan dirinya tidak akan maju dalam pencalonan jika merasa kurang. Namun, dia yakin dirinya merasa bisa, sehingga dia bersedia ikut pencalonan. "Kalau saya merasa kurang saya ga maju. Tapi saya merasa saya bisa," paparnya.

Kendati demikian, dia mengaku tak pernah terpikir bisa menjadi pejabat di BI saat mengajukan surat pengunduran diri dari Partai Gerinda.

Ia mengatakan, telah mengundurkan diri dari Partai Gerindra sejak 31 Desember 2025, jauh sebelum dicalonkan sebagai deputi gubernur BI menggantikan posisi Juda Agung yang mundur dari jabatannya pada 13 Januari 2026.

"Saya mengundurkan diri tanggal 31, terus terang saya enggak kepikiran. Ini sudahlah saya mau mundur. Silahkan anda terima atau tidak interpretasi seperti apa," katanya.

(haa/haa)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |