Terungkap! Ini Negara yang Paling Disukai dan Dibenci Warga AS

5 hours ago 2

Emanuella Bungasmara Ega Tirta,  CNBC Indonesia

14 June 2026 21:15

Jakarta, CNBC Indonesia- Hubungan antarnegara sering kali dibahas melalui perdagangan, aliansi militer, atau diplomasi tingkat tinggi. Namun ada satu indikator lain yang tak kalah menarik, yakni bagaimana masyarakat suatu negara memandang negara lain. Survei terbaru Gallup yang dilakukan pada Februari 2026 memberikan gambaran mengenai negara-negara yang paling disukai dan paling tidak disukai oleh warga Amerika Serikat (AS).

Melansir Gallup, survei terhadap 1.001 responden dewasa di AS memperlihatkan Jepang menjadi negara dengan citra terbaik di mata publik Amerika. Sebanyak 85% responden mengaku memiliki pandangan positif terhadap Jepang, sementara hanya 9% yang menyatakan pandangan negatif. Posisi Jepang bahkan berhasil melampaui Kanada dan Inggris yang selama puluhan tahun dikenal sebagai sekutu paling dekat Washington.

Di posisi kedua terdapat Italia dengan tingkat kesukaan mencapai 84%. Kanada dan Denmark menyusul dengan angka 80%, sementara Prancis, Inggris Raya, dan Jerman berada pada rentang 75%-76%. Ketujuh negara tersebut merupakan mitra dekat AS dalam bidang ekonomi, keamanan, maupun kerja sama strategis yang telah terjalin selama beberapa dekade.

Gallup memperlihatkan adanya perubahan menarik pada 2026. Kanada memperoleh tingkat kesukaan sebesar 80%, level terendah sejak lembaga tersebut mulai melakukan pencatatan. Inggris Raya mengalami kondisi serupa dengan tingkat penerimaan publik yang juga menyentuh rekor terendah. Di saat yang sama, Jepang terus mencatat penguatan citra di mata masyarakat AS. Jika pada 1995 tingkat kesukaan terhadap Jepang masih berada di kisaran 65%, kini angkanya telah melonjak menjadi 85%.

Kedekatan ekonomi tampaknya menjadi salah satu faktor penting dalam pembentukan persepsi publik. Meksiko menempati posisi kedelapan dengan tingkat kesukaan 66%, meski hubungan kedua negara kerap diwarnai perdebatan terkait imigrasi dan keamanan perbatasan. Besarnya hubungan dagang, investasi, serta interaksi sosial antarwarga membuat citra Meksiko tetap relatif kuat di mata masyarakat Amerika.

Sementara itu, Israel menjadi salah satu negara dengan tingkat polarisasi tertinggi dalam survei tersebut. Sebanyak 46% responden memiliki pandangan positif terhadap Israel, sedangkan 48% menyatakan pandangan negatif. Selisih yang sangat tipis ini menggambarkan bagaimana isu Timur Tengah semakin membelah opini publik AS.

Melansir Gallup, 2026 menjadi tahun pertama dalam lebih dari dua dekade ketika simpati warga Amerika terhadap Palestina melampaui simpati terhadap Israel. Walaupun indikator tersebut berbeda dengan pengukuran tingkat kesukaan terhadap suatu negara, perubahan arah opini publik ini memberi gambaran mengenai dinamika pandangan masyarakat AS terhadap konflik yang berlangsung di kawasan tersebut.

Di kelompok bawah, negara-negara yang memiliki hubungan tegang dengan Washington mendominasi daftar. China memperoleh tingkat kesukaan sebesar 34%, sementara 61% responden menyatakan pandangan negatif. Rusia mencatat tingkat penerimaan hanya 17%, sedangkan Iran dan Korea Utara berada di posisi terbawah dengan angka positif masing-masing 13%.

Korea Utara menjadi negara yang paling tidak disukai warga Amerika. Sebanyak 82% responden mengaku memiliki pandangan negatif terhadap negara tersebut. Iran dan Rusia menyusul dengan tingkat ketidaksukaan mencapai 79%. Angka-angka tersebut muncul di tengah berbagai isu geopolitik yang melibatkan ketiga negara, mulai dari program nuklir, konflik militer, hingga rivalitas strategis dengan AS.

CNBC Indonesia Research

(emb/emb)

Add logo_svg as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Berita Kasus| | | |