Tanpa Smartphone di Asrama, Cahaya Rancamaya Dipuji Orang Tua: Anak Tak Lagi Kecanduan Gawai

3 hours ago 1
Pendidikan

12 Februari 202612 Februari 2026

 Anak Tak Lagi Kecanduan Gawai Kebijakan tanpa smartphone kini justru menjadi salah satu daya tarik utama sekolah berasrama Cahaya Rancamaya, Bogor.

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

BOGOR (Waspada.id): Di tengah kekhawatiran global terhadap kecanduan gawai pada remaja, Cahaya Rancamaya Islamic Boarding School (CR IBS) justru menerapkan kebijakan tegas: siswa tidak diperkenankan menggunakan smartphone selama tinggal di asrama.

Kebijakan tanpa smartphone tersebut kini justru menjadi salah satu daya tarik utama sekolah, seiring meningkatnya kesadaran orang tua akan pentingnya kontrol digital dalam pendidikan anak.

Direktur Pendidikan CR IBS, Dr. Ari Rosandi, S.S., M.Pd, menegaskan kebijakan tersebut bukan bentuk pembatasan berlebihan, melainkan langkah antisipatif demi kesehatan mental dan fokus belajar siswa.

“Ketika hampir semua negara menghadapi fenomena kecanduan gawai, kami sudah mengantisipasinya. Ini bukan membatasi, tapi mendidik,” ujarnya, Rabu (11/2/2026) di Bogor, Jawa Barat.

Ari didampingi Kepala Sekolah SMP CR IBS Irwansyah, Lc dan Kepala Sekolah SMA CR IBS Sandra Susanto, S.Ag., M.Pd.I.

Sebagai sekolah Islam berasrama (bukan pesantren), CR IBS memiliki sistem disiplin berbeda. Siswa tidak boleh memegang smartphone. Jika membawa telepon, hanya diperbolehkan ponsel analog dan dengan waktu terbatas.

“Komunikasi dengan orang tua difasilitasi oleh wali kelas dan pembina asrama,”ujar Ari.

Dampak Positif dalam Enam Bulan

Menurut Ari, kebijakan ini terbukti efektif. Banyak orang tua menyampaikan perubahan signifikan pada anak mereka.

“Dalam enam bulan, anak-anak yang sebelumnya adiktif terhadap smartphone mulai pulih. Fokus belajar meningkat, interaksi sosial lebih sehat. Orang tua merasa sangat terbantu,” katanya.

Untuk kebutuhan pembelajaran digital, sekolah menggunakan Chromebook yang terhubung ke server pusat sehingga dapat dipantau dan diblokir.

Akses media sosial dibatasi ketat. Instagram hanya dapat diakses pada Sabtu dan Minggu untuk keperluan informasi positif.

Pendidikan Karakter dan Disiplin Harian

Pembatasan gawai diimbangi dengan aktivitas terstruktur. Kegiatan siswa dimulai dari shalat tahajud, puasa Senin-Kamis, hafalan tahfidz hingga pagi hari, morning speech, budaya membaca, hingga study group discussion (SGD).

Siang hari terdapat waktu istirahat 30 menit sebelum shalat Zuhur berjamaah, dilanjutkan kajian akhlak dan fikih. Sore diisi pembelajaran dan ekstrakurikuler, malam hari kajian agama Islam di masjid dan belajar mandiri atau self study.

“Kami ingin anak-anak keluar dari sekolah ini menjadi pribadi berkarakter kuat, bukan hanya cerdas akademik,” tegas Ari.

Selama lebih dari 1 dekade berdiri dan konsisten pada penguatan karakter dan sains, sudah ada 1.113 prestasi yang ditorehkan para siswa. Dari jumlah itu, sebanyak 185 prestasi di tingkat regional, 746 di tingkat nasional dan 182 prestasi diraih di kancah internasional.

Salah satu yang terbaru adalah raihan medali perunggu di  International Mathematics
Contest Singapore (IMCS) oleh siswa bernama Raden Surawisesa Ridwan
Saputra.

Di bidang olah raga ada Batara Altafaris Nugroho yang meraih medali perak di ajang MBW International
Taekwondo Championship
2025 oleh Taekwondo
Malaysia (WTF).

Meski demikian, lanjut Ari, seperti tertuang dalam pesan utama CR IBS,
‘Prestasi bukan sekadar medali, melainkan bukti bahwa doa, disiplin, dan tekad mampu mengubah potensi menjadi kenyataan’.

“Itu artinya, prestasi sejati lahir dari proses panjang yang penuh kesungguhan, bukan sekadar hasil akhir yang terlihat. Ini adalah kerja keras siswa, orang tua, guru, seluruh manajemen CR IBS serta semua yang peduli pada sistem pendidikan yang mengedepankan karakter,”pungkas Ari.

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |