Amalia Zahira, CNBC Indonesia
21 April 2026 08:25
Jakarta, CNBC Indonesia - Semangat perjuangan Kartini turut tercermin dalam kiprah perempuan Indonesia di dunia bisnis.
Sejumlah perempuan Indonesia berhasil menembus dominasi laki-laki dan membangun kekayaan dari berbagai sektor strategis, mulai dari teknologi, energi, hingga konglomerasi lintas industri.
Berikut lima perempuan terkaya di Indonesia yang masuk dalam daftar 50 orang terkaya di Indonesia versi Forbes.
Marina Budiman: Ratu Data Center Indonesia
Marina Budiman menjadi salah satu sosok paling menonjol di industri teknologi Tanah Air. Ia merupakan cofounder dan President Commissioner DCI Indonesia, perusahaan data center yang didirikannya pada 2011.
Dengan kekayaan mencapai US$6,1 miliar (sekitar Rp99 triliun), Marina masuk dalam jajaran orang terkaya dunia dan menempati posisi ke-8 di Indonesia. Ia juga tercatat sebagai salah satu perempuan self-made terkaya di dunia.
Foto: Marina Budiman (Tangkapan Layar via dci-indonesia.com)
Marina Budiman (Tangkapan Layar via dci-indonesia.com)
Karirnya dimulai dari sektor perbankan hingga kemudian beralih ke teknologi. Bersama Otto Toto Sugiri, ia juga mendirikan Indonet pada 1994, penyedia layanan internet pertama di Indonesia.
Dewi Kam: Kekuatan Besar di Balik Bisnis Batu Bara
Dewi Kam dikenal sebagai salah satu pemain penting di sektor energi Indonesia. Ia mengantongi kekayaan sekitar US$3,2 miliar yang sebagian besar berasal dari kepemilikan saham minoritas di PT Bayan Resources Tbk.
Lonjakan harga batu bara global pada 2022 turut mendongkrak kekayaannya secara signifikan. Selain itu, Dewi juga aktif di sektor pembangkit listrik melalui PT Sumbergas Sakti Prima, dengan kepemilikan hingga 91%.
Keterlibatannya dalam proyek strategis seperti PLTU Cilacap dan Jeneponto menjadikannya figur berpengaruh dalam industri energi nasional.
Arini Subianto: Pewaris yang Sukses Mengembangkan Bisnis Keluarga
Arini Subianto merupakan contoh sukses generasi kedua dalam dunia bisnis. Setelah ayahnya, Benny Subianto, wafat pada 2017, ia mengambil alih kepemimpinan Persada Capital Investama.
Foto: Arini Subianto (Detik Finance)
Arini Subianto (Detik Finance)
Di bawah kepemimpinannya, perusahaan berkembang dengan portofolio luas, mulai dari kelapa sawit, kayu, karet, hingga tambang batu bara dan sektor kesehatan.
Dengan kekayaan US$2,4 miliar, Arini juga aktif berinvestasi di startup teknologi sejak 2017, menunjukkan adaptasi terhadap tren bisnis modern.
Jenny Quantero: Perempuan di Balik Raksasa Tambang
Jenny Quantero, bersama suaminya Engki Wibowo, mengumpulkan kekayaan dari perusahaan batu bara Bayan Resources yang mereka dirikan pada 2004.
Jenny sendiri menjabat sebagai Direktur Urusan Korporasi dan Sekretaris Perusahaan di perusahaan tersebut. Dengan kekayaan US$1,4 miliar, ia menjadi salah satu perempuan yang berhasil menembus industri tambang yang identik dengan dominasi laki-laki.
Perjalanan bisnisnya menunjukkan bagaimana latar belakang non-teknis sekalipun, seperti pendidikan bahasa asing, tidak menjadi penghalang untuk sukses di sektor strategis.
Hartati Murdaya: Konglomerat Lintas Sektor yang Konsisten
Hartati Murdaya merupakan sosok senior di dunia bisnis Indonesia dengan kekayaan sekitar US$1,2 miliar. Ia adalah President Director Central Cipta Murdaya, holding company dengan lebih dari 50 anak usaha.
Bisnisnya mencakup berbagai sektor, mulai dari engineering, IT, perkebunan, hingga properti. Salah satu aset ikoniknya adalah Jakarta International Expo (JIExpo), pusat konvensi terbesar di ibu kota.
Selain aktif di bisnis, Hartati juga memiliki peran penting di ranah publik, termasuk sebagai Ketua Umum WALUBI (Perwakilan Umat Buddha Indonesia) sejak 1998.
Foto: Detikcom
siti hartati murdaya poo
(mae/mae)
Addsource on Google

2 hours ago
3
















































