Jakarta, CNBC Indonesia - Warga negara memiliki perasaan bangga terhadap negaranya sendiri. Kebanggaan tersebut bisa beberapa hal, misalnya bangga akan alam, manusia, hingga ekonominya.
Di negara-negara Eropa, sumber-sumber kebanggaan tersebut berkisar dari budaya dan sejarah hingga sistem politik dan kebebasan pribadi. Tetapi di beberapa negara, sebagian besar orang mengatakan mereka merasa sedikit bangga sama sekali.
Visualisasi ini oleh The European Correspondent, berdasarkan data Pew Research Center, memaparkan tiga sumber utama kebanggaan nasional di setiap negara yang disurvei.
Berikut adalah gambaran lebih dekat tentang tiga sumber utama kebanggaan nasional yang disebutkan oleh orang dewasa di setiap negara:
Budaya mendominasi di negara-negara seperti Italia (38%) dan Prancis (26%), sementara sejarah memainkan peran utama di Yunani (37%). Sementara itu, Swedia menonjol dengan 53% yang menyebutkan politik-jauh merupakan persentase kategori tunggal tertinggi.
Penggerak Utama Kebanggaan di Seluruh Eropa
Di sebagian besar Eropa, kebanggaan nasional berakar pada identitas dan warisan bersama. Negara-negara Eropa Selatan seperti Italia dan Yunani menekankan budaya dan sejarah, mencerminkan warisan sejarah mereka yang mendalam dan pengaruh budaya global.
Di tempat lain, orang-orang itu sendiri merupakan sumber kebanggaan utama. Spanyol (32%) dan Prancis (24%) menempati peringkat tinggi dalam kategori ini, menunjukkan rasa kebersamaan nasional dan kohesi sosial yang kuat.
Di Mana Kebanggaan Nasional Paling Lemah
Tidak semua sentimen bersifat positif. Di Inggris, 29% responden menyebutkan "perasaan negatif" ketika menggambarkan negara mereka, yang lebih tinggi daripada kategori positif mana pun. Hongaria (23%) dan Spanyol (25%) juga menunjukkan persentase ketidakpuasan yang cukup besar.
Hal ini sejalan dengan penelitian yang lebih luas. Menurut Pew, individu yang kurang menunjukkan kebanggaan seringkali adalah mereka yang tidak mengidentifikasi diri dengan partai politik yang berkuasa. Khususnya di Inggris, temuan dari survei British Social Attitudes menunjukkan identitas nasional telah menjadi lebih terfragmentasi dalam beberapa tahun terakhir, seringkali terkait dengan perpecahan politik.
Dinamika ini membantu menjelaskan mengapa politik dapat menjadi sumber kebanggaan, seperti di Swedia dan juga frustrasi, seperti yang terlihat di tempat lain.
Politik sebagai Sumber Kebanggaan-dan Perpecahan
Swedia menonjol dengan 53% responden menyebut politik sebagai sumber kebanggaan, yang merupakan persentase tertinggi dari kategori tunggal mana pun dalam kumpulan data.
Jerman (36%) berada di urutan berikutnya. Sementara itu, di negara-negara lain, ketidakpuasan politik membantu menjelaskan meningkatnya sentimen negatif, terutama di kalangan mereka yang merasa terputus dari kepemimpinan.
(ras/ras)
Addsource on Google

4 hours ago
2
















































