Rosan Targetkan Investasi RI Tembus Rp13.033 T di 2029

2 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) membutuhkan capaian investasi hingga 2029 sebesar Rp13.032,8 triliun. Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani mengatakan, hal itu untuk mendukung target pertumbuhan kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang sebesar 8%.

Menurutnya, target realisasi investasi yang sebesar Rp13.032,8 triliun meningkat 143% dari realisasi selama 10 tahun terakhir.

"Memang peningkatannya mengalami cukup signifikan. Namun strategi investasi kami tidak hanya semata-mata mengejar besaran dominasi atau nominal, tapi juga menargetkan bagaimana investasi yang masuk ini adalah investasi yang berkualitas," ujarnya di gedung DPR RI Jakarta, Senin (15/6/2026).

Adapun realisasi investasi di triwulan I tahun 2026 mencapai Rp498,8 triliun. Menurutnya, ditengah dinamika geopolitik dan geoekonomi global, capaian tersebut tumbuh kurang lebih 7,2% secara tahunan atau 24,4% dari total target di tahun 2026.

"Investasi ini juga menyerap kurang lebih 700.000 tenaga kerja langsung atau naik 18,9% dan angka ini tentunya tidak termasuk angka kerja angkatan kerja tidak langsung dari aktivitas pendukung investasi," ujarnya di gedung DPR RI Jakarta, Senin (15/6/2026).

Rosan merincikan, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) menyumbang kurang lebih 49,9% atau Rp248,8 triliun atau tumbuh kurang lebih 6% year on year. Sementara Penanaman Modal Asing (PMA) berkontribusi hampir-hampir sama atau 50,1% atau sebesar Rp250 triliun.

Penyebaran realisasi investasi tahun Ini pun terbagi dalam investasi di Jawa dan luar Jawa. Adapun porsinya juga hampir sama yaitu di Jawa kontribusinya 50,4% dengan capaian Rp251,3 triliun, sedikit melebihi investasi di luar pulau Jawa yang kurang lebih adalah 49,6%.

4 lokasi utama investasi berada di pulau Jawa yaitu Jakarta, Jawa Barat, Banten, dan Jawa Timur. Namun demikian, lima provinsi di luar Jawa juga masuk dalam 10 besar lokasi investasi yaitu Sulawesi Tengah dengan porsi 6,4% dari nasional, Maluku Utara 5%, Kepulauan Riau 4,8%, Nusa Tenggara Barat 3,6%, dan Kalimantan Timur 3,2%.

Rosan menyebut, sektor utama realisasi investasi mencakup industri logam, jasa, pertambangan, perumahan, kawasan industri, perkantoran, dan logistik, serta telekomunikasi.

Ia melanjutkan lebih jauh, dari negara yang berinvestasi di Tanah Air, tidak ada perubahan yang signifikan, masih dipimpin oleh Singapura di posisi pertama dan Hong Kong sebagai hub bisnis global sebesar US$ 4,6 miliar dan US$ 2,7 miliar.

Kemudian, diikuti oleh Tiongkok sebesar US$ 2,2 miliar, Amerika Serikat sebesar US$ 1,3 miliar, dan Jepang US$ 1 miliar.

"Di luar investasi dari Asia, kami juga mencatat Inggris, Belanda, dan Australia di posisi 10 besar. Jadi secara keseluruhan Eropa dan Amerika Utara masing-masing menyumbang 10%, menunjukkan bahwa sumber investasi tetap terdiversifikasi secara baik dan lintas global," imbuhnya.

Rosan menyebut, sektor hilirisasi sumber daya alam berkontribusi meningkat menjadi 30% dari total realisasi investasi yang masuk ke Indonesia. Pada triwulan pertama 2026 sebesar Rp147,5 triliun atau tumbuh 8,2% year on year.

"Memang pola sektor mineral masih mendominasi atau sekitar kurang lebih 67% atau Rp98,3 triliun, diikuti oleh perkebunan dan kehutanan Rp29,8 triliun, minyak dan gas bumi Rp17,7 triliun, serta perikanan dan kelautan Rp1,7 triliun," ungkapnya.

Rosan menambahkan, pihakmya juga terus mendorong kontribusi komunitas hilirisasi strategis lainnya yang menghasilkan produk-produk bernilai tambah tinggi seperti semikonduktor, bioetanol, produk turunan kelapa dan juga rumput laut.

"Hilirisasi juga berkontribusi besar terhadap sumber investasi di luar Jawa karena pada triwulan pertama 2026, 70% hilirisasi berada justru di luar Jawa terutama di Sulawesi Tengah dan Maluku Utara yang ditopang oleh hilirisasi nikel dan ekosistem baterai kendaraan listrik," tutupnya.

(haa/haa)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |