Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Rusia Vladimir Putin mengecam pembunuhan pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel. Ia menyebutnya sebagai pelanggaran terhadap moralitas dan hukum.
Rusia adalah sekutu dekat Iran. Teheran selama ini telah mendukung perang Rusia di Ukraina.
Mengutip AFP, Senin (2/2/2026), Kremlin menerbitkan surat yang dikirim Putin kepada rekan sejawatnya dari Iran, Masoud Pezeshkian, Minggu. Ia menyampaikan "belasungkawa terdalam atas pembunuhan" Khamenei.
Ia mengatakan pembunuhan itu dilakukan dengan "pelanggaran sinis" terhadap semua norma moralitas manusia dan hukum internasional.
Putin mengatakan Khamenei akan dikenang sebagai "negarawan luar biasa yang memberikan kontribusi pribadi yang sangat besar bagi pengembangan hubungan persahabatan Rusia-Iran".
Ia pun meminta Pezeshkian untuk menyampaikan simpati dan dukungan tulus dirinya kepada keluarga dan orang-orang terkasih Khamenei. Dukungan Putin juga diberikan kepada pemerintah dan kepada seluruh rakyat Iran.
Sabtu, Rusia mengutuk serangan terhadap Iran sebagai "petualangan berbahaya" yang dapat memicu "bencana" di kawasan tersebut. Pada hari yang sama, diplomat utama Moskow Sergei Lavrov berbicara melalui telepon dengan mitranya dari Iran, Abbas Araghchi, dengan kementerian Rusia menekankan bahwa panggilan tersebut dilakukan "atas inisiatif pihak Iran".
Pada tahun 2025, Rusia dan Iran menandatangani perjanjian kemitraan strategis yang bertujuan untuk memperkuat hubungan. Ini termasuk dalam hal militer.
(sef/sef)
Addsource on Google

9 hours ago
6
















































