Purbaya Libatkan TNI-Polri Habisi Rokok Ilegal dan Pengemplang Pajak

2 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menunjukkan keseriusannya melawan para produsen dan pengedar rokok ilegal hingga pengemplang pajak. Dia pun menggandeng Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago.

Purbaya mengaku sudah bertemu dengan Djamari Chaniago guna membicarakan mengenai penindakan segala bentuk bekingan bagi individu atau badan usaha yang menghambat penerimaan negara.

"Kami melakukan kerja sama untuk memperkuat enforcement pemeriksaan pajak di lapangan. Kalau kata orang 'saya di lapangan selalu ada beking'. Tadi saya sudah ketemu Menkopolkam berdiskusi dan setuju melakukan kerja sama," kata Purbaya setelah Konferensi Pers KSSK, Selasa (27/1/2026).

Purbaya menceritakan bahwa Menkopolhukam memberikan persetujuan untuk melibatkan aparat penegak hukum, baik TNI dan Polri, saat melakukan penggerebekan atau penindakan pelaku rokok ilegal.

"Kita akan melibatkan aparat penegak hukum, polisi, tentara, dan lain-lain supaya backing-backing itu kabur," tegasnya.

Dengan begitu, ia mengaku dapat jaminan efektivitas penindakan dari dampak keterlibatan 'bekingan' pengedar hingga produsen rokok ilegal, walaupun ia tak menyebut dari mana saja bekingan para produsen dan pengedar rokok ilegal itu.

Adapun, skema kerjasama ini nantinya dari Menko Polkam bakal mengerahkan TNI-Polri dan aparat keamanan lainnya untuk mengejar dan menghadapi pihak-pihak serta bekingannya yang menghambat penerimaan negara. Tahap awal, Purbaya akan fokus mengejar rokok ilegal dahulu. Ini akan berjalan bulan depan.

"Kami akan melibatkan polisi, tentara, dan lain-lain supaya beking itu kabur. Utamanya kami kejar di rokok ilegal dulu. Mungkin sebulan ke depan akan jalan itu," ujarnya

(haa/haa)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |