Purbaya Happy, Penerimaan Pajak Tumbuh 20,7% di Q1-2026

5 hours ago 10

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengklaim penerimaan pajak tumbuh kuat pada awal 2026. Menurut Purbaya, penerimaan pajak meningkat dari sisi bruto dan neto.

Dia mengklaim penerimaan pajak meningkat sejak awal tahun mencerminkan perbaikan aktivitas ekonomi jadi kenaikan pajak. Buktinya, pada kuartal I-2026, penerimaan pajak tumbuh 20,7% (year on year/yoy) mencapai Rp 394,8 miliar. Adapun, secara bruto, penerimaan pajak tumbuh 9,9%.

"Hal ini menunjukkan kualitas penerimaan pajak konsisten dan basis solid, dari tahun lalu negatif. Ini ditopang oleh PPN dan PPnBM kalau kita lihat PPN dan PPnBM tumbuh 57,7% artinya memang aktivitas ekonomi lebih sibuk dibandingkan periode yang sama tahun lalu," paparnya dalam Rapat Kerja dengan Komisi XI (6/4/2026).

Dari data Kemenkeu, PPN dan PPnBM tumbuh 57,7% mencapai Rp 155,6 triliun per Maret 2026. Kemudian, PPh orang pribadi dan PPh 21 tumbuh terbesar kedua, yakni 15,8% menjadi Rp 61,3 triliun per Maret 2026. Pertumbuhan PPh ini selaras dengan implementasi Coretax.

Dari sisi sektoral, Purbaya mengungkapkan pertumbuhan solid dari sektor industri pengolahan juga memberikan kontribusi besar. Kontribusinya mencapai 21,3% atau Rp 84,2 triliun.

Sektor industri pengolahan tumbuh double digit, yakni 11,5% per Maret 2026. Ini ditopang oleh industri tembakau dan barang kimia.

"Ini subsektor tembakau dan industri lainnya pada dasarnya ada perbaikan," ujarnya.

Selain industri pengolahan, sektor perdagangan juga tumbuh 59,9% per Maret 2026, setelah minus 33% pada tahun lalu.

(haa/haa) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |