Purbaya Bilang Posisi Kas Negara Akhir 2025 Rp 399 Triliun

1 hour ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan posisi kas pemerintah hingga akhir tahun 2025 masih kuat yakni mencapai Rp 399 triliun. Hal ini dipaparkannya dalam media briefing pada Rabu lalu (31/12/2025).

"Uang kita tuh masih lebih banyak, sekarang masih ada Rp 399 triliun," ujar Purbaya.

Adapun cadangan ini sebagian ditempatkan dalam Bank Indonesia (BI) untuk persiapan kebutuhan belanja pada Januari 2026.

"Sebagian di Bank Sentral karena siap-siap untuk pengeluaran Januari," ujarnya.

Purbaya menjelaskan bahwa jika dana tersebut berlebih, pemerintah dapat kembali menyuntik dana ke perbankan. Seperti yang diketahui, Purbaya menyuntikan dana sebesar Rp 200 triliun ke bank-bank milik negara atau Himbara pada awal kepemimpinannya di September 2025.

Kendati demikian, Purbaya mengungkapkan hingga saat ini perbankan masih memiliki likuiditas yang cukup akibat sinkronisasi kebijakan pemerintah dan Bank Indonesia.

"Tapi dengan bantuan, dengan sinkronisasi kebijakan dengan Bank Sentral, perbankan sekarang cukup likuiditasnya. Saya enggak usah mikirin lagi, mindahin lagi lebih besar. Jadi tergantung kondisi regulasi sistemnya," ujarnya.

Dalam kesempatan terpisah, Purbaya mengakui sudah menarik secara bertahap dana penempatan di perbankan senilai Rp 76 triliun dari penempatan Rp 276 triliun di perbankan. Tujuan penarikan ini adalah untuk memenuhi kebutuhan rutin belanja negara melalui kementerian atau lembaga (K/L).

Sebagaimana diketahui, dana yang ditempatkan di perbankan itu berasal dari dana menganggur pemerintah di Bank Indonesia (BI) yang biasanya dalam bentuk Saldo Anggaran Lebih atau SAL maupun Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA).

"Itu buat belanja rutin. Buat belanja rutin kementerian lembaga. Jadi saya tarik seperti ditarik dari sistem, tapi langsung dibelanjain lagi, jadi langsung masuk ke sistem perekonomian," ucap Purbaya

(haa/haa)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |