Prabowo Saksikan 11 MoU Pengusaha RI dan AS, Nilainya Tembus Rp650 T

2 hours ago 5

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto menyaksikan penandatangan 11 nota kesepahaman dalam ajang Indonesia-US Business Summit yang digelar U.S. Chamber of Commerce di Washington D.C. Amerika Serikat, Rabu (18/2/2026), malam waktu setempat.

Turut hadir dalam kesempatan itu antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani, Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie, Ketua DPN APINDO Shinta Kamdani, Chairman Freeport McMoran Richard Adkerson, CEO S&P Global Martina Cheung, dan President Exxon Mobil Indonesia Wade Floyd.

Mengutip keterangan resmi, penandatanganan itu dilakukan saat Gala Iftar usai buka puasa bersama. Terdapat 11 nota kesepahaman yang ditandatangani mulai terkait dengan mineral kritis dengan Freeport McMoran, lapangan migas dengan Haliburton, hingga kerja sama pertanian dengan Cargill hingga US National Cotton Council.

Adapun nilai total kerja sama yang ditandatangani mencapai US$ 38,4 miliar atau setara dengan Rp 650,02 triliun yang ditargetkan mampu mendorong pertumbuhan investasi lintas sektor, khususnya pangan, industri, energi, dan teknologi.

Berikut perinciannya :

* MoU Critical Mineral antara Freeport McMoran dengan Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Indonesia
* MoU Oilfield Recovery antara Pertamina dan Haliburton
* MoU Corn antara Sorini Agro Asia dan Cargill
* MoU Cotton antara Busana Apparel Group dan US National Cotton Council
* MoU Cotton antara Daehan Global dan US National Cotton Council
* MoU Shredded Worn Clothing antara Pan Brothers dan Ravel
* MoU Furniture antara ASMINDO dan Bingaman and Son Lumber
* MoU Furniture antara HIMKI dan American Hardwood Export Council
* MoU Semiconductor antara Galang Bumi Industri dan Essence
* MoU Semiconductor antara Galang Bumi Industri dan Tynergy Technology Group
* Transnational Free Trade Zone Frienship Pact antara Galang Bumi Industri dan Solanna Group LLC

Diketahui kegiatan itu diawali dengan exclusive business roundtable yang membahas penguatan kolaborasi ekonomi antardua negara, melalui sinergi pemerintah dan swasta. Fokus utama diskusi itu mencakup relaksasi kebijakan, peluang investasi yang diharapkan meningkatkan arus perdagangan bilateral.

Selain itu juga dibahas rencana implementasi hasil negosiasi perjanjian perdagangan resiprokal antara Indonesia dan Amerika Serikat. Supaya kedua negara dapat menikmati relaksasi kebijakan yang telah dibuat untuk memperkuat kerja sama investasi.

(miq/miq)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |