Potret Tumpahan Minyak Perang AS-Iran Terlihat dari Luar Angkasa

3 hours ago 3
Tumpahan minyak di lepas pantai Kuwait, seperti terlihat dalam gambar dari tanggal 6 April 2026. (Dok. Sentinel-2/Badan Antariksa Eropa)

Tumpahan minyak besar terdeteksi dari luar angkasa setelah serangan antara Iran dan aliansi AS-Israel menghantam fasilitas energi dan kapal di kawasan Teluk Persia. Para ahli memperingatkan insiden ini berpotensi memicu bencana lingkungan yang luas dan berkepanjangan. Gambar dipublikasikan awal pekan ini. (Dok. Sentinel-2/Badan Antariksa Eropa)

Tumpahan minyak di lepas pantai Kuwait, seperti terlihat dalam gambar dari tanggal 6 April 2026. (Dok. Sentinel-2/Badan Antariksa Eropa)

Citra satelit menunjukkan kerusakan signifikan di sejumlah titik, termasuk kawasan dengan keanekaragaman hayati yang rentan. Tumpahan minyak tersebut mengancam kehidupan laut sekaligus mata pencaharian masyarakat pesisir di sepanjang Teluk Persia. (Dok. Sentinel-2/Badan Antariksa Eropa)

Tumpahan minyak di lepas pantai Kuwait, seperti terlihat dalam gambar dari tanggal 6 April 2026. (Dok. Sentinel-2/Badan Antariksa Eropa)

Salah satu citra yang diambil pada 7 April memperlihatkan tumpahan minyak membentang lebih dari 8 kilometer di Selat Hormuz, dekat Pulau Qeshm, Iran. Juru bicara Greenpeace Jerman, Nina Noelle, mengatakan kebocoran terjadi dari kapal Iran Shahid Bagheri yang sebelumnya diserang pasukan AS pada 28 Februari. (Dok. Sentinel-2/Badan Antariksa Eropa)

Tumpahan minyak di lepas pantai Kuwait, seperti terlihat dalam gambar dari tanggal 6 April 2026. (Dok. Sentinel-2/Badan Antariksa Eropa)

Gambar lain menunjukkan tumpahan minyak di sekitar Pulau Lavan, menyusul serangan yang oleh media pemerintah Iran disebut sebagai aksi "musuh" terhadap fasilitas minyak di wilayah tersebut. Rekaman video yang beredar juga memperlihatkan kebakaran besar di kilang minyak Iran. (Dok. Sentinel-2/Badan Antariksa Eropa)

Tumpahan minyak di lepas pantai Kuwait, seperti terlihat dalam gambar dari tanggal 6 April 2026. (Dok. Sentinel-2/Badan Antariksa Eropa)

Tak hanya di Iran, citra satelit juga menunjukkan tumpahan minyak di lepas pantai Kuwait pada 6 April. Garda Revolusi Iran mengklaim serangan ke fasilitas energi di kawasan Teluk, termasuk Kuwait, sebagai balasan atas serangan terhadap kompleks petrokimia mereka. (Dok. Sentinel-2/Badan Antariksa Eropa)

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |