Seranga pada apartemen tersebut terjadi saat Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy dijadwalkan bertemu dengan Presiden AS Donald Trump.
Tim penyelamat dan warga berdiri di depan sebuah gedung apartemen yang terkena serangan pesawat tak berawak Rusia, di Kyiv, Ukraina, Selasa (22/9/2026). (REUTERS/Valentyn Ogirenko)
Seranga pada apartemen tersebut terjadi saat Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dijadwalkan bertemu dengan Presiden AS Donald Trump untuk mencari gencatan senjata energi. (REUTERS/Valentyn Ogirenko)
Walikota Vitali Klitschko mengatakan di Telegram bahwa semua penghuni gedung berlantai 5 tersebut telah dievakuasi. Ia juga menambahkan bahwa tiga orang terluka dalam serangan pesawat tak berawak di ibu kota Ukraina. (REUTERS/Valentyn Ogirenko)
Warga Ukraina khawatir Rusia bersiap untuk membombardir fasilitas pemanas dan pembangkit listrik musim dingin ini menyusul meningkatnya serangan udara oleh kedua belah pihak yang telah menghancurkan pelabuhan, gudang, kapal, dan infrastruktur energi, serta melumpuhkan ekspor Laut Hitam. (REUTERS/Valentyn Ogirenko)
Setelah berbicara dengan Trump melalui telepon pada Minggu (20/9/2026) lalu, Zelensky mencatat apa yang ia sebut sebagai "momentum diplomatik" dan "gagasan untuk langkah-langkah de-eskalasi," meskipun Rusia, yang memiliki daya tembak rudal lebih besar, belum memberi sinyal bahwa mereka berupaya menghentikan perang udara. (REUTERS/Valentyn Ogirenko)

2 hours ago
1















































