Warga Kampung Koceak, Tangsel, mengantre bantuan air bersih akibat kekeringan. Sumur mengering dan keruh, sementara BPBD telah menyalurkan 19.000 liter air.
Warga mengambil air bersih di Kawasan Kampung Koceak, Kelurahan Keranggan, Tangerang Selatan, Selasa, (14/7/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Warga kampung Koceak Kelurahan Keranggan, Kota Tangerang Selatan, mulai merasakan dampak kekeringan yang melanda wilayahnya selama sekitar sebulan bulan terakhir. Menurunnya debit air tanah membuat sumur warga tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari secara optimal. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Salah seorang warga, Juanda (54), mengatakan sumur di rumahnya masih mengeluarkan air, namun kondisinya keruh karena kedalamannya hanya sekitar delapan meter. Padahal, menurutnya, sumur dengan kedalaman sekitar 12 meter umumnya menghasilkan air yang lebih layak digunakan. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
"Kondisi air sekarang keruh. Airnya hanya cukup untuk mandi dan mencuci piring. Untuk mencuci pakaian harus benar-benar dihemat, biasanya hanya pagi dan sore," ujar Juanda kepada CNBC Indonesia. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Selama ini, keluarga Juanda mengandalkan air sumur untuk kebutuhan harian. Namun, akibat kualitas air yang menurun, ia harus membeli air galon seharga Rp6.000 per hari untuk kebutuhan memasak dan minum. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Selain menghemat penggunaan air, Juanda mengaku telah tiga kali mengantre bantuan air bersih yang didistribusikan kepada warga. Dalam sekali pengambilan, ia membawa sekitar 10 ember bekas cat yang kemudian dipikul menuju rumah. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Meski bantuan air bersih telah disalurkan, menurutnya jumlah tersebut masih belum mampu memenuhi kebutuhan seluruh warga. Proses pengangkutan air yang harus dilakukan secara berulang juga menjadi tantangan tersendiri. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
"Air bantuannya tetap kurang karena harus bolak-balik mengangkut ember ke rumah," katanya. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Sementara itu, data yang didapat CNBC Indonesia dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan telah menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak sejak 8 hingga 14 Juli 2026. Distribusi dilakukan di tiga titik di Kelurahan Keranggan dengan total penerima sebanyak 55 kepala keluarga. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
source on Google

8 hours ago
2

















































