Penembakan Massal Guncang Pertandingan Hoki SMP, 3 Tewas-2 Luka-Luka

3 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Penembakan massal kembali terjadi di Amerika Serikat (AS). Setidaknya dua orang tewas dan tiga luka-luka dalam penembakan di arena seluncur es di kota Pawtucket, timur laut negara itu, Senin waktu setempat.

Penembakan pada hari Senin itu, yang terjadi di pertandingan hoki es sekolah menengah (setara SMP), terjadi dua bulan setelah penembakan massal di Universitas Brown, yang terletak hanya 3,5 mil (5,6 kilometer) jauhnya.Rekaman yang dibagikan di media sosial, yang belum diverifikasi menunjukkan para pemain, siswa, dan penonton di Dennis M Lynch Arena di Pawtucket berlari mencari perlindungan saat tembakan terdengar di atas arena es dalam ruangan.

"Setelah tembakan, saya dan rekan satu tim saya langsung lari ke ruang ganti," kata seorang saksi mata yang berada di atas es saat tembakan dilepaskan kepada stasiun berita lokal WJAR, mengutip AFP, Selasa (17/2/2025),

"Kami menempel di pintu dan mencoba untuk tetap aman di dalam sana."

Setidaknya 12 tembakan terdengar dalam rekaman media sosial, yang tampaknya diambil dari siaran langsung pertandingan. Tim-tim awalnya melanjutkan permainan, tetapi saat rentetan tembakan terus berlanjut, para pemain berlari ke pinggir lapangan atau menuju pintu keluar, sementara penonton terlihat berlindung.

"Kami memiliki tiga orang yang meninggal. Tersangka, dan kemudian kami memiliki dua korban, dan kemudian kami memiliki tiga orang di rumah sakit," kata kepala polisi di komunitas Rhode Island, Tina Goncalves.

Dia menambahkan bahwa penyelidikan awal menunjukkan penembakan itu ditargetkan. Sementara ini, pihak berwenang meyakini mungkin pemicunya adalah perselisihan keluarga.

Hingga berita diturunkan, tidak ada detail yang segera dibagikan tentang identitas para korban. Tetapi Goncalves mengatakan bahwa yang terluka berada dalam "kondisi kritis".

Perlu diketahui, penembakan massal sering terjadi di AS. Di mana undang-undang pengendalian senjata yang longgar berarti akses ke senjata relatif mudah.

Menurut Gun Violence Archive, pada tahun 2025, terjadi lebih dari 400 penembakan massal di AS. Kelompok ini menghitung insiden di mana empat orang atau lebih ditembak atau dibunuh, tidak termasuk pelaku penembakan.

Kekerasan senjata api secara keseluruhan merenggut setidaknya 14.703 nyawa tahun lalu. Data ini tidak termasuk bunuh diri.

(sef/sef)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |