Peluncuran QRIS RI-China: WeChat Pay Belum Bisa Dipakai, Ini Alasannya

8 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Indonesia juga akan menggandeng WeChat Pay untuk mengintegrasi sistem pembayaran dalam rangka implementasi QRIS antarnegara dengan China. WeChat Pay adalah layanan pembayaran bergerak (mobile wallet) yang terintegrasi dalam aplikasi perpesanan WeChat asal China.

Ketua Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) Santoso menjelaskan bahwa pihak China saat ini sedang melakukan integrasi sistem pembayaran dengan QR, di mana setiap perusahaan teknologi pembayaran masing-masing memiliki single QR.

"Jadi mereka sudah membangun satu single QR. Diharapkan nanti semua QR di China akan bisa digunakan," kata Santoso saat ditemui oleh awak media usai peluncuran Pusat Inovasi Digital Indonesia dan QRIS Antarnegara RI-China di Gedung BI, Jakarta pada Kamis (30/4/2026).

QRIS antarnegara RI-China saat ini terintegrasi dengan AliPay dan UniPay. Sementara itu, masih ada WeChat Pay dan MPC yang sedang membangun integrasi.

"Kalau WeChat-nya sedang dieksplor. Karena ini ada aspek teknologi yang harus diinterkoneksikan di antara mereka sendiri. Di Indonesia sebenarnya sudah tidak ada masalah,"kata Santoso.

Pada hari ini Bank Indonesia meluncurkan QRIS antar negara antara Indonesia-China. Ini sebagai penanda perluasan akses pembayaran QRIS di berbagai belahan dunia.

Pelebaran QRIS di China ini akan menambah deretan negara-negara yang bisa bertransaksi tanpa uang tunai bagi masyarakat Indonesia.

Sebelum di China, pada 1 April 2026 BI telah meresmikan penggunaan QRIS di Korea Selatan. Sedangkan sebelumnya sudah bisa digunakan di Thailand, Malaysia, Singapura, dan Jepang.

(haa/haa)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |