PBB Kecam Serangan AS dan Israel ke Iran, Desak Negosiasi Segera

10 hours ago 6

Jakarta, CNBC Indonesia - Kepala Hak Asasi Manusia PBB Volker Turk mengecam serangan Amerika Serikat (AS) ke Iran. PBB pun mendesak semua pihak untuk kembali bernegosiasi, dengan mengatakan bahwa serangan hanya akan mengakibatkan kematian, kehancuran, dan penderitaan manusia.

"Saya mengecam serangan militer di seluruh Iran pagi ini oleh Israel dan Amerika Serikat, dan serangan balasan berikutnya oleh Iran. Seperti biasa, dalam setiap konflik bersenjata, warga sipillah yang akhirnya membayar harga tertinggi," kata Turk dalam sebuah pernyataan, dikutip dari AFP, Sabtu (28/4/2026).

"Untuk mencegah konsekuensi mengerikan ini bagi warga sipil, saya menyerukan pengekangan dan memohon kepada semua pihak untuk melihat akal sehat, untuk mengurangi ketegangan, dan untuk kembali ke meja perundingan di mana mereka secara aktif mencari solusi hanya beberapa jam sebelumnya," katanya.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan peluncuran serangan militer "masif" terhadap Republik Islam Iran. Dalam pernyataan resminya, Trump memberikan ultimatum keras kepada kekuatan militer Teheran untuk segera meletakkan senjata.

Mengutip laporan CBC News, Trump secara khusus memberikan peringatan kepada Korps Garda Revolusi Islam (IRGC)-pasukan elite yang berada di bawah komando langsung Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei-serta seluruh jajaran angkatan bersenjata dan kepolisian Iran.

"Letakkan senjata kalian dan dapatkan kekebalan penuh, atau jika tidak, hadapi kematian yang pasti," tegas Trump dalam pidatonya, Sabtu (28/2/2026).

Laporan terbaru dari lapangan mengonfirmasi bahwa perintah Trump tersebut telah diimplementasikan dalam bentuk serangan udara dan rudal terkoordinasi. Amerika Serikat, bekerja sama dengan pasukan Israel, dilaporkan telah memulai rentetan serangan udara yang menargetkan berbagai fasilitas militer dan infrastruktur strategis di wilayah Iran.

Ledakan besar dilaporkan terdengar di ibu kota Teheran, serta sejumlah kota besar lainnya termasuk Isfahan dan Shiraz. Di Teheran, saksi mata melaporkan kepulan asap hitam membubung tinggi di dekat instalasi militer, sementara sistem pertahanan udara Iran terus berupaya menghalau proyektil yang masuk ke ruang udara mereka. Menurut laporan Al-Jazera dan The Guardian, Iran pun telah melakukan serangan terhadap pangkalan militer AS di Bahrain, UEA, dan Oman.

(haa/haa)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |