Jakarta, CNBC Indonesia - CEO Nvidia Jensen Huang mengatakan bahwa teknologi kecerdasan buatan (AI) bukan hanya akan menciptakan banyak pekerjaan teknologi tinggi. Menurutnya, pengembangan AI akan membuka banyak pekerjaan bergaji tinggi di sektor keterampilan teknis dan konstruksi seperti tukang ledeng, kelistrikan, dan bangunan.
Bahkan, peluang kerja di bidang tersebut dinilai bisa menghasilkan gaji hingga enam digit. Hal itu menyusul perusahaan-perusahaan teknologi dunia yang berlomba untuk membangun pusat data.
Pria dengan kekayaan lebih dari Rp 2.600 triliun itu mengatakan keterampilan langsung yang dibutuhkan untuk membangun pabrik chip, komputer, dan AI sudah menghadapi kekurangan meskipun banyak peran yang membayar lebih dari US$ 100.000 tanpa memerlukan gelar sarjana.
Laporan One McKinsey memperkirakan bahwa antara tahun 2023 dan 2030, akan ada kebutuhan untuk tambahan 130.000 teknisi listrik terlatih. Belum lagi sebanyak 240.000 pekerja konstruksi dan 150.000 pengawas konstruksi, di AS saja.
"Semua orang harus bisa mencari nafkah dengan baik. Anda tidak perlu memiliki gelar Ph.D. dalam ilmu komputer untuk melakukannya," ujarnya dilansir Fortune, dikutip Sabtu (24/1/2026).
Ini bukan pertama kalinya Huang mengungkapkan pandangan optimisnya tentang jalur karir baru yang muncul bersama AI.
"Segmen kerajinan terampil dari setiap ekonomi akan mengalami ledakan. Kamu harus menggandakan dan menggandakan dan menggandakan setiap tahun," katanya kepada Channel 4 News, tahun lalu.
(haa/haa)
[Gambas:Video CNBC]

2 hours ago
1
















































