Jakarta, CNBC Indonesia - Robot humanoid mulai menorehkan prestasi yang melampaui kemampuan manusia. Dalam Pekan Olahraga Robot Humanoid Dunia 2026 di Beijing, sejumlah robot berhasil memecahkan rekor dunia olahraga yang sebelumnya dikuasai manusia.
Melansir China Daily, Rabu (25/8/2026) ajang yang dibuka pada Sabtu, 22 Agustus 2026 malam itu diikuti 2.056 robot dari 666 tim yang mewakili 16 negara. Mereka bertanding dalam 51 nomor hingga Rabu.
Dalam tiga hari pertama, robot humanoid China mencatat sejumlah rekor. Salah satunya robot yang mampu berlari 100 meter dalam 9,39 detik pada babak penyisihan. Catatan tersebut mengalahkan rekor dunia manusia 9,58 detik yang dibuat sprinter Jamaika Usain Bolt pada 2009.
Kemampuan robot berkembang pesat dibandingkan ajang perdana tahun lalu. Saat itu, robot Tiangong Ultra menjadi juara lari 100 meter dengan waktu 21,50 detik.
Tak hanya lari, robot humanoid juga memecahkan rekor lompat tinggi. Sebuah robot berhasil melakukan lompatan vertikal 2,88 meter, melampaui rekor manusia 2,45 meter yang dibuat atlet Kuba Javier Sotomayor pada 1993.
Rekor tersebut juga jauh di atas capaian terbaik pada pertandingan tahun lalu yang hanya mencapai 0,95 meter. Robot yang sama kemudian meraih emas pertama dalam ajang tersebut pada Minggu setelah memenangkan final lari 400 meter kategori robot besar dengan waktu 38,15 detik.
Catatan itu bahkan lebih cepat dari rekor dunia lari 400 meter putra manusia sebesar 43,03 detik.
Di nomor lari 1.500 meter putra, sebanyak 35 robot ikut bertanding dalam tujuh babak penyisihan. Tiga robot tercepat masing-masing mencatat waktu 2 menit 21,63 detik, 2 menit 30 detik, dan 2 menit 30,22 detik.
Ketiganya kembali mengungguli rekor dunia manusia untuk nomor 1.500 meter putra, yakni 3 menit 26 detik.
Pencapaian tersebut menunjukkan perkembangan pesat teknologi robot humanoid, yang kini mulai mampu menandingi bahkan melampaui sejumlah rekor olahraga manusia.
(hoi/hoi)
[Gambas:Video CNBC]

4 hours ago
3















































