Mahasiswa UBBG Sosialisasi Literasi Digital dan Mitigasi Banjir di Pidie Jaya

3 hours ago 1
AcehPendidikan

12 Februari 202612 Februari 2026

Mahasiswa UBBG Sosialisasi Literasi Digital dan Mitigasi Banjir di Pidie Jaya Mahasiswa UBBG sosialisasi “Pengembangan Platform Literasi Digital untuk Mitigasi Bencana Banjir” di Desa Kayee Jatoe, Kabupaten Pidie Jaya, pada 5–24 Februari 2026. Waspada.id/Ist

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

PIDIE JAYA (Waspada.id): Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG) melalui Program Mahasiswa Berdampak Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemulihan Dampak Bencana di Sumatera 2026 melaksanakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Pengembangan Platform Literasi Digital untuk Mitigasi Bencana Banjir” di Desa Kayee Jatoe, Kabupaten Pidie Jaya, pada 5–24 Februari 2026.

Ketua Tim Pelaksana Mukhroji, M.T., dalam keterangannya kepada Waspada.id, Kamis (12/2/2026) menjelaskan, program tersebut menghadirkan mahasiswa lintas program studi yang tinggal dan beraktivitas langsung di tengah masyarakat guna mendukung peningkatan kesiapsiagaan bencana serta pemulihan pascabencana banjir di wilayah tersebut.

Dikatakan, Desa Kayee Jatoe dipilih karena merupakan salah satu wilayah terdampak banjir yang membutuhkan penguatan literasi mitigasi berbasis teknologi.

“Kami mengembangkan platform literasi digital yang dapat dimanfaatkan siswa sekolah untuk edukasi mitigasi banjir serta digunakan pelaku UMKM sebagai panduan perlindungan dan pemulihan usaha pascabencana. Harapannya, teknologi ini menjadi sarana pembelajaran dan penguatan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan,” jelas Mukhroji.

Kata dia, dalam pelaksanaannya, mahasiswa tidak hanya melakukan sosialisasi aplikasi digital, tetapi juga mengadakan pemeriksaan kesehatan dasar dan kegiatan trauma healing bagi anak-anak sekolah. “Kegiatan ini bertujuan membantu pemulihan psikologis siswa yang terdampak banjir serta membangun kembali rasa aman dan percaya diri mereka,” sebut dia.

Anggota tim pelaksana Teuku Mahmud, M.Pd., menambahkan, pendekatan edukatif dilakukan secara partisipatif dan kontekstual.

“Kami menyampaikan materi mitigasi bencana dengan metode interaktif agar mudah dipahami siswa. Selain itu, pembentukan budaya sadar bencana menjadi bagian penting dari program ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Wahidah Nasution, M.Pd., juga anggota tim pelaksana, menjelaskan, penguatan literasi digital turut menyasar pelaku UMKM di desa.

“Kami mendampingi UMKM dalam memahami penggunaan platform digital untuk mendukung manajemen usaha dan pemasaran. Literasi digital menjadi kunci agar pelaku usaha dapat bangkit dan berkembang meskipun berada di wilayah rawan bencana,” katanya.

Kepala Desa Kayee Jatoe, Sulaiman, menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap program ini memberi dampak jangka panjang bagi masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran mahasiswa dan tim UBBG. Kegiatan ini sangat membantu masyarakat, khususnya anak-anak sekolah dan pelaku UMKM, dalam memahami mitigasi bencana dan memanfaatkan teknologi untuk kemajuan desa,” ujarnya.

Rektor UBBG Prof. Dr. Lili Kasmini, M.Si., juga menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Program Mahasiswa Berdampak tersebut. Ia menegaskan kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen perguruan tinggi dalam mendukung pemberdayaan masyarakat berbasis keilmuan dan teknologi.

“UBBG berkomitmen menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat melalui peran aktif mahasiswa. Program ini tidak hanya menjadi implementasi pembelajaran di luar kampus, tetapi juga kontribusi konkret dalam membangun masyarakat yang tangguh terhadap bencana,” ujar Prof. Lili Kasmini.

Melalui Program Mahasiswa Berdampak ini, diharapkan terjadi peningkatan kesadaran masyarakat terhadap mitigasi bencana banjir, penguatan kapasitas UMKM, serta terbentuknya budaya sadar bencana berbasis literasi digital di Desa Kayee Jatoe.(id64)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |