Kolaborasi 50 Mahasiswa-Pramuka Unsam Bangun Teknologi Agro-Akuakultur Hybrid System Untuk Pemulihan Dan Kemandirian Ekonomi Desa Pesisir Aceh

2 hours ago 1
AcehPendidikan

18 Februari 202618 Februari 2026

Kolaborasi 50 Mahasiswa-Pramuka Unsam Bangun Teknologi Agro-Akuakultur Hybrid System Untuk Pemulihan Dan Kemandirian Ekonomi Desa Pesisir Aceh 50 Mahasiswa Pramuka Unsam saat membangun Teknologi Agro-Akuakultur Hybrid System untuk Pemulihan dan Kemandirian Ekonomi Desa Pesisir Aceh di Desa Tanjung Keramat, Kecamatan Banda Mulia, Kabupaten Aceh Tamiang. Waspada.id/ist

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

ACEH TAMIANG (Waspada.id): Universitas Samudra, Rabu (18/02/2026) kembali melaksanakan program mahasiswa berdampak dan pemberdayaan masyarakat dalam pemulihan dampak bencana Sumatra Kemendiktisaintek Tahun 2026 di Desa Tanjung Keramat, Kecamatan Banda Mulia, Kabupaten Aceh Tamiang.

Kegiatan mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Aceh dalam Pemulihan Dampak Bencana Hidrometeorologi melalui Pengembangan Teknologi Agro-Akuakultur Hybrid Berbasis Energi Terbarukan untuk Peningkatan Produktivitas dan Ekonomi Desa Berkelanjutan.

Program ini dipimpin Ahmad Ihsan, S.T., M.T dan anggota dosen Dr. Ir. Muhammad Amin, S.T., M.T serta bersama 50 mahasiswa organisasi Pramuka Universitas Samudra. Sasaran kegiatan adalah Kelompok Pokdakan Keramat Jaya yang diwakili Nasir serta Kelompok Tani Keramat Jaya yang diwakili Awi.

Ahmad Ihsan menjelaskan, bencana hidrometeorologi yang melanda kawasan pesisir berdampak signifikan terhadap sektor tambak dan pertanian masyarakat.

“Penurunan kualitas air serta terganggunya sistem budidaya tambak menyebabkan produktivitas menurun dan berimbas pada pendapatan warga. Untuk itu, tim menghadirkan pendekatan terpadu berbasis teknologi guna mempercepat pemulihan ekonomi desa,” tuturnya.

Melalui program ini, sambungnya, tim mengimplementasikan Teknologi Smart Water Treatment Hybrid System yang terintegrasi dalam sistem agro-akuakultur hybrid berbasis energi terbarukan. Sistem tersebut berfungsi meningkatkan kualitas air tambak melalui proses pengolahan terpadu sehingga mendukung keberlanjutan budidaya tambak dan pertanian secara lebih efisien dan ramah lingkungan.

Pada Kelompok Pokdakan, teknologi difokuskan pada peningkatan kualitas air tambak guna menjaga stabilitas produksi budidaya tambak. Sementara pada Kelompok Tani Keramat Jaya, sistem dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan irigasi lahan pertanian sehingga tanaman tetap produktif meskipun terdampak perubahan kondisi lingkungan pascabencana.

“Mahasiswa juga melakukan beberapa kegiatan kemasyarakatan pascabencana di kelompok mitra mulai dari pengelolaan teknologi, pemeliharaan, serta strategi peningkatan produktivitas berbasis teknologi. Pendekatan partisipatif ini bertujuan agar masyarakat mampu mengelola sistem secara mandiri dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Ahmad Ihsan menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui program Mahasiswa Berdampak Tahun 2026 yang telah memberikan dukungan penuh terhadap terlaksananya kegiatan ini.

Ia juga mengapresiasi Universitas Samudra atas komitmen institusi dalam mendorong peran aktif dosen dan mahasiswa dalam pengabdian kepada masyarakat.

“Tidak lupa, ucapan terima kasih disampaikan kepada seluruh tim pelaksana, mahasiswa PRAMUKA, serta mitra desa yang telah bekerja sama secara solid sejak tahap perencanaan hingga implementasi teknologi di lapangan sehingga program dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Perwakilan Pokdakan dan Kelompok Tani Keramat Jaya, Nasir mengungkapkan rasa terima kasih atas kontribusi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dan Universitas Samudra yang dinilai mampu memberikan solusi nyata dalam meningkatkan produktivitas dan memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat pesisir pascabencana.

“Program ini menjadi wujud nyata sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam membangun desa yang tangguh, produktif, dan berkelanjutan di Kabupaten Aceh Tamiang,” imbuhnya.(Id74)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |