Jakarta, CNBC Indonesia - Kepala Staf Umum Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/ IDF) Letnan Jenderal Eyal Zamir mengeluarkan ancaman serius kepada para menteri. Dia mengatakan, militer Israel akan runtuh dengan sendirinya.
Hal itu dilontarkannya dalam rapat kabinet pada malam hari waktu setempat, seperti dilansir The Times of Israel, Kamis (26/3/2026). Disebutkan, IDF tengah menghadapi persoalan akibat kekurangan personel yang semakin besar. Ditambah, tuntutan operasional yang terus menggunung.
"IDF membutuhkan undang-undang wajib militer, undang-undang tugas cadangan, dan undang-undang untuk mempersiapkan masa depan dinas wajib," katanya, dikutip Sabtu (28/3/2026).
Disebutkan, Zamir sendiri telah mengeluarkan peringatan serupa selama beberapa bulan terakhir. Dia bahkan telah menyurati Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan pejabat senior lainnya, memperingatkan bahaya kekurangan personel dalam waktu dekat akan mengancam kesiapan militer Israel.
Ditambahkan, sejak perang di Gaza pecah saat serangan 7 Oktober 2023 lalu, militer Israel telah berulang kali melaporkan kekurangan 12.000 pasukan kepada parlemen akibat tekanan konflik dan tantangan militer lainnya.
"Saya menyampaikan 10 peringatan serius kepada Anda," tukas Zamir, sebagaimana dilansir The Times of Israel dari laporan berita Channel 13.
"Tidak lama lagi, IDF tidak akan siap untuk misi rutinnya dan sistem cadangan tidak akan mampu bertahan," tukas Zamir.
(dce/dce)
Addsource on Google

5 hours ago
5
















































